Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) membantah keras kabar mengenai pengiriman dana kepada Iran yang bertujuan menghentikan serangan terhadap negara-negara Teluk.
Informasi mengenai transfer uang senilai miliaran dolar ini sebelumnya beredar pada hari Jumat lalu, berdasarkan laporan dari media Al Arabiya.
>>> Kemensos Cairkan BPNT Juni 2026 Rp 600.000 untuk Tiga Bulan
Kementerian Luar Negeri UEA menegaskan bahwa tuduhan tersebut sepenuhnya salah dan tidak berdasar.
Mereka menyatakan tidak ada dana Iran yang dibekukan yang telah dicairkan, ditransfer, atau difasilitasi melalui UEA.
Pihak berwenang UEA juga mengeluarkan peringatan kepada seluruh perusahaan media.
Mereka diminta untuk melakukan verifikasi mendalam sebelum merilis produk berita ke publik dan menahan diri dari menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi.
>>> Bank Jakarta Perluas Layanan Digital di Jakarta Fair 2026
Sebelumnya, kantor berita Reuters melaporkan adanya kesepakatan finansial antara kedua negara berdasarkan informasi dari dua sumber regional.
Otoritas UEA disebut-sebut sepakat mencairkan total 10 miliar dolar AS kepada Iran, sementara sumber lain menyebut jumlahnya mendekati 20 miliar dolar AS.
Skema pencairan dana tersebut diklaim sebagai bagian dari kesepakatan geopolitik, di mana Iran dilaporkan akan menghentikan gempuran drone dan rudal ke wilayah UEA sebagai imbal baliknya.
>>> Christian Pulisic Lampaui Rekor Assist Cristiano Ronaldo di Piala Dunia
Laporan ini muncul di tengah pergerakan diplomatik intensif antara kedua belah pihak, termasuk kunjungan pejabat UEA ke Iran dan perwakilan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ke UEA untuk bernegosiasi.