Klub futsal putri Wanapix Aldelis Intersala 10 Zaragoza siap menantang Ence Marin dalam laga leg pertama babak final playoff promosi menuju divisi utama Primera FS Iberdrola.
Pertandingan krusial ini akan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 18.30 waktu setempat di markas Ence Marin.
>>> Tribun Kosong di Piala Dunia 2026 Picu Kritik Terhadap Kebijakan Harga Tiket
Para penggemar dapat menyaksikan laga tersebut secara langsung melalui saluran YouTube resmi RFEF serta Aragon Deporte.
Modal Percaya Diri Tinggi
Skuat Wanapix Aldelis mengantongi modal kepercayaan diri yang tinggi setelah berhasil membalikkan kedudukan melalui kemenangan telak 8-2 atas Segosala pada laga leg kedua semifinal sebelumnya.
Kendati demikian, tim asal Aragon tersebut harus menguras fisik demi memastikan tiket final karena dipaksa bermain hingga babak perpanjangan waktu pada pertandingan tersebut.
"Tujuan kami adalah pulih semaksimal mungkin untuk tiba dalam kondisi fisik terbaik di pertandingan dan meraih hasil bagus untuk menyelesaikan laga di kandang," ujar Marta Ibanez, pemain Wanapix Aldelis.
Ibanez menilai laga tandang ini akan menjadi tantangan besar mengingat status sang lawan yang merupakan tim berpengalaman dan baru saja terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi.
>>> Bocah Korban Perundungan di Jakarta Pusat Alami Trauma Berat
"Mereka adalah tim yang sangat berpengalaman dan baru terdegradasi dari Primera Divisi.
Itu saja sudah menunjukkan bahwa mereka akan menjadi lawan yang sangat kompetitif dan akan menyulitkan kami," analisis Marta Ibanez.
Kekuatan Ence Marin
Ence Marin sendiri melaju ke partai puncak setelah menyingkirkan Salesianos Puertollano dengan keunggulan skor 2-1 pada leg pertama dan menang 5-4 pada leg kedua.
Berdasarkan rekam jejak fase reguler, tim Galisia tersebut menempati peringkat ketiga di Grup 1 dengan catatan hanya mengalami tiga kekalahan sepanjang musim dan mengumpulkan 28 poin sebelum terdegradasi tahun lalu.
>>> Rachel Rose/Febi Setianingrum Gagal ke Final Australian Open 2026
Kekuatan lini serang Ence Marin juga diperkuat oleh Ceci, penyerang tajam yang menduduki posisi keempat top skor Grup 1 dengan koleksi 42 gol, termasuk sumbangan dua gol pada fase semifinal.