Lestari juga berpesan kepada para calon arkeolog agar menjadi penjaga ingatan bangsa, terutama di era digital yang marak dengan tantangan pseudo-arkeologi berupa cerita karangan di masyarakat.
"Tugas kita semua adalah menunjukkan dan memahami bahwa warisan budaya yang ada, seperti peninggalan bersejarah di Situs Batujaya adalah bagian dalam sejarah peradaban bangsa ini dengan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, penting untuk membangun karakter generasi penerus bangsa," tegas Lestari.
Kegiatan kuliah lapangan dan diskusi ini diikuti oleh 90 mahasiswa Program Studi Arkeologi FIB UI sebagai proses pembelajaran langsung mengenai pelestarian warisan bangsa.
>>> Sabar/Reza Melaju ke Final Australian Open 2026 Usai Kalahkan Wakil Chinese Taipei
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Wakil Ketua DPRD Karawang Dian Fahrud Jaman, Dekan FIB UI Dr. Untung Yuwono, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Jawa Barat Retno Raswaty, Ketua Departemen Arkeologi FIB UI Prof. Cecep Eka Permana, dan Ketua Program Studi Arkeologi UI Dr. Ghilman Assilmi.