⌂ Beranda News PT Niramas Utama Tbk (JELI) IPO, Targetkan Dana Rp 392 Miliar

PT Niramas Utama Tbk (JELI) IPO, Targetkan Dana Rp 392 Miliar

PT Niramas Utama Tbk (JELI) IPO, Targetkan Dana Rp 392 Miliar
Ilustrasi produk jeli dan nata de coco dari merek Inaco
A A Ukuran Teks16px

PT Niramas Utama Tbk dengan kode saham JELI akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Perusahaan yang memproduksi makanan sehat seperti nata de coco dan jeli merek Inaco ini dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2026.

>>> Brasil Ditahan Imbang Maroko, Vinicius Junior Desak Kemenangan Kontra Haiti

Berdasarkan dokumen prospektus awal, JELI akan melepas sebanyak-banyaknya 350 juta lembar saham baru. Jumlah ini setara dengan 25,93% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Seluruh saham yang ditawarkan merupakan saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per lembar.

Manajemen menetapkan harga penawaran awal di kisaran Rp 900 hingga Rp 1.120 per lembar.

Dengan rentang harga tersebut, JELI berpotensi meraup dana segar hingga Rp 392 miliar. Dana ini akan digunakan untuk berbagai keperluan strategis perusahaan.

Sekitar 51,04% dari dana IPO akan dialokasikan untuk penyertaan modal kepada anak usaha, PT NPS.

PT NPS akan menggunakan dana tersebut untuk belanja modal, termasuk pembelian dan instalasi mesin produksi baru guna meningkatkan kapasitas produksi gummy candy dan jeli.

>>> Sejarah dan Tujuan Anak Pendamping Pemain Sepak Bola

Selanjutnya, 18,36% dana akan digunakan langsung oleh perseroan untuk belanja modal level 1 berupa pembelian mesin produksi dan peralatan logistik.

Ini bertujuan untuk memperluas kapasitas gudang penyimpanan.

Perusahaan juga akan memanfaatkan momentum ini untuk menata ulang struktur permodalan.

Sebesar 10,63% dana IPO dialokasikan untuk melunasi sebagian pokok utang jangka pendek kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Per 31 Maret 2026, total nilai pokok pinjaman perusahaan kepada Bank Mandiri tercatat Rp 94 miliar.

Sisa dana sekitar 19,97% akan ditempatkan sebagai tambahan modal kerja operasional harian.

>>> Dishub DKI Siapkan 6 Kantong Parkir untuk Jakarta Fair 2026

Dana ini akan digunakan untuk pengadaan bahan baku, pembiayaan biaya operasional bulanan, dan program pemasaran produk.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru