Pesawat supersonik eksperimental X-59 buatan NASA dan Lockheed Martin sukses menembus kecepatan suara untuk pertama kalinya.
Uji coba berlangsung di Pangkalan Angkatan Udara Edwards, California, Amerika Serikat, pada Rabu (5/6/2026).
>>> Rupiah Tembus Rp 18.000, Frasa 'Sell Indonesia' Mulai Bermunculan
Penerbangan bersejarah ini dipiloti oleh Jim Less. Durasi penerbangan mencapai 81 menit.
X-59 tercatat mencapai kecepatan Mach 1,1 atau setara 1.147 kilometer per jam. Pesawat terbang pada ketinggian 43.400 kaki dan dikawal jet tempur F-15.
Keberhasilan ini menandai pencapaian penting karena pesawat mampu menghasilkan dentuman suara yang kecil. Tidak seperti ledakan keras yang memekakkan telinga pada pesawat supersonik sebelumnya.
Desain Aerodinamis yang Senyap
Desain aerodinamis X-59 sengaja dirancang agar gelombang kejut terpecah di sepanjang badan pesawat. Dengan demikian, gelombang kejut tidak terkonsentrasi di bagian hidung.
Pengembangan wahana ini dilakukan di Lockheed Martin Skunk Works. NASA memberikan dana hibah sebesar USD 248 juta pada 2018.
>>> Neymar Dikritik Gara-gara Gaya Busana di Bangku Cadangan Brasil
Pengurangan kebisingan ini diproyeksikan dapat membuka jalan bagi izin penerbangan supersonik komersial masa depan. Misalnya, memangkas rute Los Angeles ke New York City menjadi kurang dari tiga jam.
Meski mencetak rekor baru, tingkat kebisingan dalam satuan desibel dari ledakan sonik pertama belum dirilis NASA.
Pengujian lanjutan dijadwalkan pada akhir tahun 2026 untuk mendefinisikan kemampuan senyap pesawat komersial dan militer.
Pihak pengembang kini tengah mempersiapkan tahapan uji coba berikutnya.
>>> Real Madrid Sepakati Transfer Marc Cucurella dari Chelsea
NASA berencana menjalankan penerbangan uji coba berikutnya dalam beberapa minggu mendatang dengan target kecepatan Mach 1,4 pada ketinggian 55.000 kaki.