⌂ Beranda News Amerika Serikat dan Iran Sepakat Akhiri Perang, Blokade Selat Hormuz Dicabut

Amerika Serikat dan Iran Sepakat Akhiri Perang, Blokade Selat Hormuz Dicabut

Amerika Serikat dan Iran Sepakat Akhiri Perang, Blokade Selat Hormuz Dicabut
Bendera Amerika Serikat dan Iran dengan latar belakang peta
A A Ukuran Teks16px

Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan resmi untuk mengakhiri konfrontasi militer di semua wilayah konflik serta membuka kembali jalur maritim yang sempat ditutup.

Hal ini dilaporkan oleh AFP dan CNN pada Senin (15/6/2026).

>>> Kebiasaan Membandingkan Harga BBM dengan Negara Lain: Komunikasi yang Kurang Tepat

Penghentian perang ini berdampak langsung pada berakhirnya blokade militer yang sebelumnya diberlakukan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat di kawasan strategis Selat Hormuz.

Jalur pelayaran internasional tersebut kini dinyatakan terbuka kembali untuk memulihkan arus distribusi komoditas global.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengonfirmasi penyelesaian naskah perjanjian yang akan ditandatangani secara formal oleh perwakilan kedua negara di Swiss.

"Teks nota kesepahaman telah diselesaikan, dan penandatanganan resmi Nota Kesepahaman Islamabad akan berlangsung di Swiss pada hari Jumat," kata Kazem Gharibabadi kepada media pemerintah.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa semua klausul perdamaian yang tercantum dalam dokumen diplomatik tersebut akan mengikat dan mulai dijalankan secara penuh di lapangan pada akhir pekan ini.

"Komitmen kami akan berlaku mulai hari Jumat," tegas Gharibabadi.

Implementasi kesepakatan damai ini mencakup penghentian operasi militer di seluruh front geografis yang melibatkan Iran, termasuk wilayah Lebanon, bersamaan dengan pembukaan blokade laut secara menyeluruh.

"Dua hal akan berlaku segera mulai pagi ini," katanya.

Pihak Kementerian Luar Negeri Iran menggarisbawahi bahwa pencapaian ini tidak hanya bersumber dari negosiasi di meja diplomasi, melainkan juga dipengaruhi oleh posisi pertahanan militer Iran.

"Pertama, pengakhiran permanen dan segera perang di semua front, termasuk Lebanon. Kedua, pencabutan dan penghentian blokade angkatan laut yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran," tambah Gharibabadi.

>>> DPRD Sulsel Minta Pengunduran Diri Ratusan Kepala Sekolah Dihentikan

Pihak Teheran menilai selesainya konflik ini sebagai kegagalan dari sasaran operasi militer yang dilancarkan oleh pihak musuh terhadap wilayah kedaulatan mereka.

"Musuh yang menyerang untuk melaksanakan tujuan jahatnya telah dikalahkan dalam semua tujuannya dan Republik Islam Iran memenangkan kemenangan besar dalam perang," ujar Gharibabadi.

Sementara itu, konfirmasi mengenai selesainya kesepakatan damai ini juga disampaikan oleh pihak Washington melalui pernyataan tertulis yang mengumumkan pembukaan akses Selat Hormuz.

"Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat," tulis Presiden AS Donald Trump.

Pemerintah Amerika Serikat menginstruksikan sektor maritim internasional untuk kembali mengaktifkan operasional kapal-kapal tanker guna memulihkan stabilitas pasokan minyak dunia.

"Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!"

sambung Trump.

Pernyataan dari Washington keluar menyusul pengumuman mediator dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengenai keberhasilan perundingan damai kedua negara, yang kemudian divalidasi melalui platform media sosial.

"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua!"

>>> Polda Metro Jaya Kawal Lalu Lintas Kunjungan Presiden Jerman

kata Trump.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru