Tim nasional Iran resmi menginjakkan kaki di Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam rangka berkompetisi di Piala Dunia 2026.
Kedatangan ini terjadi pada Minggu (14/6/2026) waktu setempat, bertepatan dengan pengumuman kesepakatan damai antara Iran dan AS.
>>> Pemerintah Tetapkan 16 Agustus 2026 sebagai Libur Nasional Tahun Baru Islam
Rombongan Timnas Iran tiba di Bandara Internasional Los Angeles (LAX) menggunakan pesawat Airbus A320. Mereka menempuh penerbangan dari Tijuana, Meksiko, yang menjadi lokasi pemusatan latihan sebelumnya.
Berdasarkan laporan Reuters, pesawat mendarat sekitar pukul 16.11 waktu setempat atau Senin (15/6/2026) pukul 06.11 WIB.
Kedatangan ini menjadi persiapan sebelum laga pembuka Grup G kontra Selandia Baru di Los Angeles Stadium pada Selasa (16/6/2026) pukul 08.00 WIB.
Setibanya di lokasi, seluruh pemain dan staf pelatih langsung menuju hotel dengan pengawalan ketat dari kepolisian setempat.
Aparat keamanan menutup area trotoar di sekitar hotel dan memasang penghalang untuk mengantisipasi situasi.
Pelatih Amir Ghalenoei bersama penyerang Mehdi Taremi dijadwalkan menghadiri sesi konferensi pers resmi pada malam harinya.
Kehadiran tim Iran di AS memicu perhatian besar karena berlangsung di tengah situasi politik yang sensitif antara kedua negara.
Pertandingan melawan Selandia Baru menjadi laga perdana Iran di Piala Dunia setelah konflik bersenjata antara AS dan Iran pecah awal tahun ini.
Sebelumnya, Iran memindahkan markas latihan dari Arizona ke Meksiko pada akhir Mei menyusul serangan militer gabungan AS dan Israel ke wilayah Iran sejak Februari.
Kesepakatan Damai dan Aksi Demonstrasi
Situasi geopolitik mulai mereda bertepatan dengan tibanya skuad Iran di Los Angeles.
Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan kesepakatan damai untuk menyudahi konflik, yang akan ditandatangani di Swiss pada Jumat mendatang.
Pengumuman ini mengurangi ketegangan politik yang sempat membayangi partisipasi Iran dalam Piala Dunia 2026. Kendati situasi politik mereda, area sekitar Los Angeles Stadium tetap diwarnai aksi unjuk rasa.