⌂ Beranda News IHSG Menguat ke 6.007, Lonjakan Saham AMMN dan BBCA Jadi Penopang

IHSG Menguat ke 6.007, Lonjakan Saham AMMN dan BBCA Jadi Penopang

IHSG Menguat ke 6.007, Lonjakan Saham AMMN dan BBCA Jadi Penopang
Grafik IHSG menguat
A A Ukuran Teks16px

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyiapkan dana maksimal Rp500 miliar untuk melaksanakan pembelian kembali atau buyback saham yang bersumber dari kas internal perusahaan.

Posisi kas internal BBRI pada akhir kuartal I-2026 menyentuh Rp33,06 triliun, tumbuh dibandingkan posisi akhir tahun 2025 yang berada di angka Rp32,04 triliun.

Realisasi penuh dana buyback diproyeksikan mengubah total aset perseroan menjadi Rp2.249,33 triliun dan ekuitas total menjadi Rp344,56 triliun.

Rasio kecukupan modal (CAR) BBRI diproyeksikan tetap aman pada level 22,86 persen, dengan tingkat pengembalian ekuitas (ROE) 18,37 persen.

Saham hasil buyback akan dialokasikan untuk program kepemilikan saham karyawan, direksi, serta dewan komisaris. Agenda buyback ini berjalan dari 12 Juni hingga 11 September 2026.

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) bersiap membagikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan nilai total US$ 500 juta atau setara US$ 0,015 per saham, yang telah disahkan dalam RUPST pada 10 Juni 2026.

Nilai dividen tersebut setara dengan 65,11 persen dari total laba bersih, dengan imbal hasil dividen tercatat berada di kisaran 2,77 persen.

>>> Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2 di Piala Dunia 2026

Jadwal cum dividen pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 19 Juni 2026, sedangkan pembayaran dilakukan pada 8 Juli 2026.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru