Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk mengawal ketat seluruh peluang investasi global yang masuk ke Indonesia.
Instruksi ini menekankan pentingnya transparansi dalam setiap proses investasi.
>>> Polda Metro Jaya Kerahkan 6.675 Personel Amankan Demo Mahasiswa di Jakarta
Arahan tersebut disampaikan pada Minggu (14/6/2026) sebagai respons terhadap laporan meningkatnya minat investor global terhadap prospek ekonomi nasional.
Hal ini dilansir dari Detik Finance.
Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, melaporkan bahwa tingginya minat penanaman modal mencerminkan kepercayaan kuat terhadap iklim ekonomi di tanah air.
Ia menyebutkan bahwa koordinasi antarlembaga kini diperkuat untuk mempercepat realisasi investasi strategis.
Investasi strategis yang tengah dijajaki diharapkan berdampak langsung pada penguatan daya saing dan penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
>>> Steve Clarke Minta Skotlandia Tak Bergantung pada Scott McTominay
Pemerintah juga berkomitmen membuka data investasi secara berkala kepada publik.
Langkah ini bertujuan membangun akuntabilitas serta menunjukkan capaian kemajuan pembangunan yang telah diraih.
"Arahan Presiden sangat jelas, yaitu memastikan setiap peluang investasi dapat dikawal dengan baik serta dikomunikasikan secara transparan kepada masyarakat," ujar Dony Oskaria.
Keterbukaan informasi tersebut diyakini pemerintah dapat mempercepat arus masuk modal asing. Selain itu, hal ini diharapkan menggerakkan produktivitas yang mendukung keberlanjutan ekonomi jangka panjang.
>>> Pemkot Kendari Nonaktifkan Dua Lurah Usai Digerebek Warga Saat Pesta Miras di Kantor
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran Danantara untuk mengawal investasi global secara transparan demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.