Delegasi negosiator Iran dilaporkan melibatkan tim psikolog senior untuk menganalisis kondisi mental Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Langkah ini dilakukan dalam proses perundingan damai tidak langsung yang dimediasi oleh Pakistan.
>>> Debut Manis Yasin Ayari, Swedia Tekuk Tunisia di Piala Dunia 2026
Keterlibatan tim ahli tersebut berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Tujuannya adalah menyusun strategi komunikasi yang tepat dengan pemimpin AS tersebut.
Informasi ini diungkap oleh jurnalis investigasi AS sekaligus pendiri DropSiteNews, Jeremy Scahill.
Dalam siniar Breaking Points pada 13 Juni 2026, Scahill menyebut keputusan itu didasari keyakinan pihak Iran bahwa Trump beroperasi dalam kondisi mental yang terganggu.
Pendekatan Klinis dalam Diplomasi
Tim negosiator Iran menyesuaikan setiap pesan yang akan disampaikan kepada Trump melalui mediator. Penyesuaian dilakukan setelah mendapatkan analisis dari para psikolog senior.
Berdasarkan keterangan sumber internal Iran kepada Scahill, pendekatan klinis ini berhasil membawa kemajuan dalam proses negosiasi.
"Kami telah meminta para psikolog senior untuk menyusun profil psikologis tentang apa yang menurut mereka terjadi di otak Trump.
>>> Pekerja Dapur MBG Tewas Dibacok saat Tawuran di Bogor
Dan kami mulai menyesuaikan pesan-pesan kami dengan meminta pendapat para psikolog senior sebelum menyampaikannya kepada Trump," kata sumber-sumber Iran.
Penerapan metode psikologis tersebut diklaim membuahkan hasil positif. Para utusan Teheran merasa pendekatan itu mempermudah jalannya dialog diplomasi yang sempat buntu.
"Mereka mengatakan bahwa 'kami kemudian mulai melihat beberapa kemajuan'. Mereka hampir berbicara dalam konteks klinis, seolah-olah mereka sedang berurusan dengan seorang pasien," jelas Scahill.
Mediator Pakistan mengumumkan pencapaian kesepakatan damai antara kedua negara pada Senin (15/6/2026) pagi.
Namun, hingga saat ini otoritas resmi Pemerintah Iran maupun kantor berita negara Teheran belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut.
>>> Ancaman Tornado Guncang Kamp Latihan Timnas Inggris di Kansas City
Respons atau komentar resmi juga belum dikeluarkan oleh pihak Gedung Putih maupun otoritas AS lainnya.