Selain itu, terjadi penumpukan kapal tanker yang mengantre untuk melintasi jalur tersebut, belum lagi proses mengembalikan stabilitas produksi minyak dan lalu lintas kapal.
Donald Trump sendiri berharap arus pengiriman minyak bisa segera kembali berjalan setelah penandatanganan kesepakatan pada hari Jumat nanti.
Mantan laksamana muda Angkatan Laut AS yang kini menjadi peneliti senior di Foundation for the Defence of Democracies, Laksamana Mark Montgomery, turut memberikan pandangan.
"Itu akan memakan waktu sebulan atau 45 hari untuk benar-benar mencapai pemompaan normal, dan kapal bergerak masuk dan keluar dengan lancar," kata Montgomery.
Di sisi lain, sentimen positif dari kesepakatan ini langsung mendorong penguatan pasar saham di kawasan Asia pada perdagangan hari Senin (15/06).
Indeks Nikkei 225 di Jepang terpantau melonjak 4,7 persen, sedangkan indeks Kospi di Korea Selatan mencatat kenaikan signifikan lebih dari 5,2 persen.
>>> Mahasiswa Kedokteran Gigi Unpad Juara Tinju Nasional
Wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara menjadi area yang paling terdampak oleh gejolak energi ini karena ketergantungan yang tinggi terhadap pasokan minyak dan LNG dari Timur Tengah.