Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penandatanganan kesepakatan damai dengan Iran di Evian-Les-Bains, Prancis, pada Selasa (16/6/2026).
Kesepakatan ini bertujuan untuk memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.
>>> Vozinha Jadi Pahlawan, Tanjung Verde Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026
Pengumuman tersebut disampaikan Trump di hadapan Presiden Prancis Emmanuel Macron, menandai langkah diplomatik baru dalam hubungan kedua negara.
"Tidak akan memiliki senjata nuklir," ujar Trump, yang mengklaim komitmen tersebut telah disetujui oleh pihak Iran.
Keberhasilan implementasi perjanjian ini akan sangat bergantung pada mekanisme pengawasan ketat dari berbagai pihak internasional.
"Pengawasan ketat akan menegakkan perjanjian tersebut," tegas Trump, seraya memperingatkan konsekuensi jika ada pihak yang melanggar kesepakatan.
>>> Alana Flores Gelar Pesta Perpisahan untuk Sebastián Cáceres Jelang Piala Dunia 2026
"Semoga ini akan menjadi hubungan yang baik... dan jika tidak, kita akan kembali ke titik awal," tambahnya.
Kesepakatan ini juga berdampak pada jalur perdagangan internasional di Timur Tengah, dengan meredanya ketegangan di jalur maritim strategis.
"Kesepakatan dengan Teheran sudah ditandatangani," kata Trump, yang mengindikasikan pembukaan akses bagi pelayaran.
>>> Real Madrid Resmi Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea
Pembukaan akses ini ditargetkan akan mengembalikan fungsi jalur pelayaran utama tersebut secara penuh pada Jumat (19/6).
