⌂ Beranda News Itamar Ben Gvir Tolak Kesepakatan Damai AS-Iran

Itamar Ben Gvir Tolak Kesepakatan Damai AS-Iran

Itamar Ben Gvir Tolak Kesepakatan Damai AS-Iran
Rapat Kabinet Keamanan Israel membahas eskalasi militer terhadap Lebanon
A A Ukuran Teks16px

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir menyatakan penolakan keras terhadap kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Pernyataan itu disampaikan pada Senin (15/6/2026) sebagai respons pertama dari pejabat Israel terkait perjanjian penghentian konflik di Timur Tengah.

>>> Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp 28,1 Triliun untuk 2027

Ben Gvir menegaskan bahwa Israel tidak memiliki keterikatan dengan kesepakatan tersebut. "Kesepakatan Trump tidak mengikat kami...

kami bukan pihak dalam kesepakatan ini. Kesepakatan ini tidak menjamin keamanan kami," ujarnya melalui saluran Telegram, seperti dilansir AFP.

Politikus sayap kanan itu menuntut pembubaran total kelompok Hizbullah di Lebanon sebagai syarat mutlak keamanan. Ia juga menekankan agar militer Israel tidak mundur dari wilayah yang telah dikuasai.

"Kita tidak boleh puas dengan apa pun selain pembubaran Hizbullah.

Kita tidak boleh mundur dari sejengkal pun wilayah yang telah direbut dan dibersihkan dari infrastruktur teroris oleh tentara-tentara kita," imbuh Ben Gvir.

Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan kesepakatan damai antara Washington dan Teheran pada Senin (15/6).

>>> Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kebayoran Baru untuk Festival Muharam

Sharif menyatakan kedua negara sepakat menghentikan pertempuran secara permanen di seluruh front.

Mantan Presiden AS Donald Trump turut mengonfirmasi kesepakatan tersebut melalui media sosial. "Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai.

Selamat kepada semua pihak!" kata Trump.

Pengaktifan kembali lalu lintas kapal dagang dan pengiriman pasokan energi melalui Selat Hormuz menjadi poin penting. "Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda.

Biarkan minyak mengalir!" ujar Trump.

Proses formal penyelesaian konflik akan berlanjut ke tahap berikutnya di Eropa.

>>> Rafael van der Vaart Kritik Keras Performa Virgil van Dijk Lawan Jepang

Acara penandatanganan resmi dokumen kesepakatan damai antara AS dan Iran dijadwalkan pada 19 Juni mendatang di Jenewa, Swiss.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru