PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI berencana membuka kantor cabang luar negeri baru di Jeddah, Arab Saudi.
Langkah ini bertujuan untuk menggarap pasar ekosistem halal yang potensial, khususnya sektor haji dan umrah.
>>> BGN Alokasikan Pagu Indikatif Rp 270 Triliun untuk 81,5 Juta Penerima pada 2027
Direktur Treasury and International Banking BSI Firman Nugraha menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara pengirim jemaah haji dan umrah terbesar di dunia.
Setiap tahun, Indonesia memberangkatkan rata-rata 203.000 jemaah haji.
Dari jumlah tersebut, sekitar 170.000 jemaah atau 83 persen merupakan nasabah yang mendaftar melalui BSI.
Sementara itu, data Siskopatuh 2025 mencatat jumlah jemaah umrah nasional mencapai 1,6 juta orang, dengan 84 persen di antaranya menggunakan layanan BSI.
Kehadiran BSI di pasar internasional diproyeksikan sebagai mitra strategis untuk memperluas jangkauan layanan keuangan syariah di Timur Tengah.
"Baik B2B maupun B2C dan jembatan yang menghubungkan pelaku usaha nasional dengan rantai pasok global," ujar Firman dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2026).
Penambahan jaringan kantor di Jeddah ini dipersiapkan untuk menjangkau area operasional Timur Tengah secara lebih luas.
>>> Pemerintah Indonesia Incar Investor China demi Diversifikasi Pembiayaan Negara
Sebelumnya, BSI telah memulai penetrasi pasar Timur Tengah dengan mengoperasikan kantor cabang luar negeri di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) sejak 2022.
Kantor di Dubai fokus melayani pembiayaan korporasi, transaksi treasury, trade finance, serta documentary collection untuk kebutuhan eksportir dan importir.
"Melihat potensi bisnis yang masih sangat besar di pasar UAE dan Timur Tengah, kami optimis pertumbuhan bisnis Kantor Cabang Layanan Luar Negeri BSI Dubai dapat terus tumbuh positif di tahun ini," ucapnya.
Hingga April 2026, unit kerja BSI di Dubai berhasil membukukan pertumbuhan nilai aset mencapai 80 persen secara tahunan.
Capaian positif ini memperkuat keyakinan manajemen mengenai besarnya peluang bisnis di kawasan UAE serta Timur Tengah.
Indikator pertumbuhan operasional tersebut menjadi salah satu landasan utama bagi manajemen BSI untuk merealisasikan pembukaan cabang di Jeddah.
"Terlebih saat ini Timur Tengah menjadi jalur international hub.
>>> Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Fasilitasi Nonton Bareng Piala Dunia 2026
Banyak perusahaan Indonesia dan internasional yang memiliki perwakilan di Dubai sehingga hadirnya BSI di Dubai diharapkan dapat menjadi jembatan untuk layanan keuangan dan memperkuat kerjasama ekspor-impor dengan berbagai perusahaan di Indonesia," tuturnya.