PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat keberhasilan dalam membangun sejumlah infrastruktur monumental di Arab Saudi.
Salah satu proyek utamanya adalah renovasi area terbuka di sekitar Ka'bah atau mataf di Masjidil Haram, Mekah.
>>> BSI Berencana Buka Kantor Cabang Baru di Jeddah, Arab Saudi
Proyek bernilai 59 juta riyal Saudi tersebut merupakan bagian dari perluasan King Abdullah Makkah Extension (KAME). Pengerjaannya dimulai sejak 2013 dan bertujuan meningkatkan kapasitas tampung jemaah.
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita menyatakan bahwa sebelumnya mataf hanya dapat menampung 48 ribu jemaah. Setelah renovasi, kapasitasnya meningkat menjadi lebih dari 105 ribu jemaah.
"Perluasan mataf ini bagi Waskita bukan sekadar mengerjakan proyek, tapi wujud komitmen kami dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi dunia internasional," ujar Ermy dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2026).
Manajemen menegaskan bahwa keterlibatan di kawasan suci ini mencerminkan daya saing perseroan di kancah global. Langkah ini juga menjadi bagian dari portofolio luas perusahaan.
Selain perluasan mataf, Waskita Karya telah merampungkan beberapa proyek besar lainnya di Arab Saudi.
Di antaranya adalah pembangunan King Saud Fitness College pada 2011 dengan nilai kontrak 16 juta riyal Saudi.
>>> BGN Alokasikan Pagu Indikatif Rp 270 Triliun untuk 81,5 Juta Penerima pada 2027
Kemudian, King Saud University of Riyadh Techno Valley & Building Administration College di Riyadh pada 2009 senilai 50 juta riyal Saudi.
Juga pembangunan King Abdullah Financial District (KAFD) setinggi 31 lantai pada 2010-2012.
Proyek infrastruktur transportasi dan kesehatan seperti Jeddah Flyover serta King Faisal Specialist Hospital di Jeddah juga menjadi bagian dari hasil kerja BUMN ini.
Ke depan, perseroan berkomitmen meningkatkan kapabilitas sumber daya, keunggulan operasional, inovasi, dan tata kelola perusahaan. Langkah ini untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan di pasar internasional.
"Arab Saudi merupakan salah satu pasar prioritas dalam strategi pertumbuhan internasional Waskita Karya.
>>> Pemerintah Indonesia Incar Investor China demi Diversifikasi Pembiayaan Negara
Keberadaan Perseroan secara resmi di negara tersebut mencerminkan kesiapan bersaing dan berkolaborasi dalam proyek konstruksi berkelas dunia," tutup Ermy.