Pelatih kepala tim nasional Belgia, Rudi Garcia, memutuskan untuk menggunakan formasi empat bek pada pertandingan Grup G Piala Dunia 2026.
Keputusan ini diambil untuk memaksimalkan kekuatan lini depan yang dimiliki skuad Setan Merah.
>>> Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon Pasca Kesepakatan Damai
Garcia menyadari bahwa kekuatan utama Belgia saat ini ada di sektor serang, yang diperkuat oleh pemain seperti Kevin De Bruyne, Jérémy Doku, dan Romelu Lukaku.
Dengan formasi empat bek, ia berharap tidak perlu mengorbankan satu pun pemain penyerang.
Alasan di Balik Formasi Empat Bek
"Itulah mengapa saya akan selalu memilih empat bek, bukan lima," ujar Garcia. Menurutnya, penambahan satu bek justru akan mengurangi daya gedor tim.
"Dengan lima bek, saya harus mengorbankan satu pemain penyerang, dan itu akan sangat disayangkan," tambah pelatih asal Prancis tersebut.
Keputusan ini juga dilatarbelakangi oleh kondisi lini belakang Belgia yang dinilai rapuh.
>>> Inggris Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial
Setelah pensiunnya generasi emas seperti Toby Alderweireld, Vincent Kompany, Thomas Vermaelen, dan Jan Vertonghen, hanya Thibaut Courtois yang menjadi pilar di sektor pertahanan.
Untuk mengantisipasi kelemahan tersebut, Garcia biasanya menerapkan strategi blok medium agar tidak memberikan tekanan berlebih kepada para pemain bertahan.
Di sisi lain, lini serang Belgia menghadapi kendala kebugaran.
Romelu Lukaku, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belgia dengan 90 gol, baru bermain 64 menit bersama Napoli musim ini akibat cedera.
>>> KPU Alokasikan Rp 1,4 Triliun untuk Tahapan Awal Pemilu 2029
Lukaku sempat tampil dan mencetak gol kedua saat Belgia menang 2-0 atas Kroasia pada laga uji coba. Namun, ia dipastikan memulai Piala Dunia tanpa ritme pertandingan yang ideal.