Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, menjagokan Spanyol sebagai favorit utama untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2026.
Pernyataan itu disampaikan Deschamps dalam konferensi pers jelang pertandingan pembuka Grup I melawan Senegal di Stadion New York New Jersey, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
>>> Kiper Veteran Vozinha Gagalkan Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026
Meski Prancis berambisi besar untuk menang, Deschamps menegaskan bahwa status tim terkuat saat ini dipegang oleh skuad Matador.
"Saya pikir jika ada tim favorit, itu adalah Spanyol. Saya harap jurnalis Prancis mengajukan pertanyaan yang sama kepada Spanyol," ujar Deschamps.
Ia menambahkan bahwa perjalanan turnamen ini panjang dan sulit. Prancis memiliki potensi, tetapi tidak bisa dianggap sebagai tim tak terkalahkan.
"Favorit mutlak adalah Spanyol, dan saya tidak ragu sedikit pun akan hal itu," tegasnya.
Pentingnya Laga Perdana
Mengenai arti penting pertandingan pertama di fase grup, Deschamps menilai hasil laga perdana akan menjadi penentu arah langkah timnya.
"Ini sangat penting karena ini adalah awal. Pertandingan ini tidak menentukan, karena masih ada pertandingan lain, tapi ini akan menentukan arahnya," katanya.
Ia mencontohkan juara terakhir yang kalah di pertandingan pembuka lalu memenangkan Piala Dunia. "Itulah tujuannya...
memenangkan pertandingan," ujar Deschamps.
>>> Komisi XIII DPR RI Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan
Regulasi Cooling Break
Deschamps juga mengomentari regulasi jeda minum atau cooling break yang dinilainya menguntungkan pelatih untuk melakukan penyesuaian taktik di tengah cuaca panas.
"Selama jeda minum, Anda memiliki kesempatan mengumpulkan pemain selama tiga menit untuk mengubah strategi. Ketika cuaca sangat panas, hal ini sangat penting," tuturnya.
Ia menambahkan bahwa hal itu memungkinkan pelatih mengubah beberapa hal dan tim dapat berhenti sejenak untuk berpikir.
Kondisi Ousmane Dembélé
Sorotan dalam konferensi pers juga mengarah kepada Ousmane Dembélé yang diharapkan mampu pulih kondisi fisik dan mentalnya.
"Dia memenangkan Ballon d'Or karena memang pantas, tetapi dia memiliki keinginan besar untuk tampil baik.
Musim ini dia mengalami masalah fisik, dan kami memberinya waktu yang cukup," ucap Deschamps.
Ia menambahkan bahwa jika Dembélé dalam performa terbaiknya, ia akan menjadi tambahan yang kuat bagi Prancis.
Kekalahan Historis dari Senegal
Deschamps menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa kekalahan Prancis dari Senegal pada laga pembuka Piala Dunia 24 tahun silam tidak memengaruhi fokus pasukannya saat ini.
>>> KPK Telusuri Aset Kasus Korupsi Kuota Haji Lewat Pemeriksaan Saksi
"Itu bagian dari sejarah. Itu terjadi 24 tahun yang lalu, dan sekarang kami akan mencoba mengubah hasilnya," pungkasnya.