Timnas Spanyol harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Cape Verde dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2026.
Laga yang berlangsung di Stadion Atlanta ini menjadi saksi bisu kegagalan La Furia Roja mencetak gol.
>>> Spanyol Ditahan Imbang Tanjung Verde Akibat Masalah Kebugaran
Meskipun melepaskan total 27 tembakan sepanjang pertandingan, tidak satu pun dari upaya tersebut yang berhasil menembus gawang Cape Verde.
Penampilan gemilang lini pertahanan tim lawan menjadi kunci keberhasilan mereka mencuri satu poin.
Peran Krusial Kiper Veteran
Kiper veteran Cape Verde, Vozinha, yang berusia 40 tahun, tampil sebagai bintang lapangan.
Ia berhasil mementahkan tujuh peluang emas dari timnas Spanyol dan menjaga gawangnya tetap steril hingga peluit panjang berbunyi.
Keberhasilan Cape Verde menahan imbang tim raksasa Eropa ini menjadi sorotan di tengah perdebatan mengenai format baru Piala Dunia 2026.
>>> PSIS Semarang Perkuat Lini Tengah dengan Rekrut Syahrian Abimanyu
Penambahan jumlah kontestan menjadi 48 negara sempat dikritik karena dinilai membuat beberapa pertandingan menjadi tidak penting.
Namun, bagi negara-negara seperti Cape Verde, menembus putaran final Piala Dunia merupakan pencapaian sejarah yang sangat besar dan perwujudan mimpi sepak bola mereka.
Hal ini ditegaskan melalui pernyataan bersama 13 negara dari Afrika, Karibia, dan Asia Tengah.
Pelatih Cape Verde, Bubinha, memuji ketangguhan timnya dan menegaskan bahwa sepak bola adalah tentang keberanian serta tekad.
Ia menambahkan bahwa tim-tim kecil kini memiliki hak lebih besar untuk menghadapi tim-tim tingkat atas.
>>> Persik Kediri Lepas Rodrigo Dias Jelang Super League 2026/2027
Bubinha juga mengomentari dominasi Spanyol, menyatakan bahwa mengendalikan pertandingan tidak hanya soal penguasaan bola. Ia mengaku senang dengan hasil imbang yang diraih timnya.
