Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menunjuk Agustina Arumsari sebagai juru bicara lembaga tersebut. Penunjukan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fungsi komunikasi publik dan keterbukaan informasi.
Kepala BGN Nanik S Deyang memberikan mandat tersebut kepada Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari.
>>> Promo Akhir Pekan Super Indo: Diskon Bahan Pangan 11-17 Juni 2026
Keputusan ini diambil setelah adanya masukan konstruktif dari Komisi IX DPR RI dalam rapat kerja tertutup.
Penguatan Komunikasi Publik
Nanik S Deyang menjelaskan bahwa keberadaan juru bicara sangat krusial untuk mengarahkan arus informasi ke masyarakat secara akurat.
Hal ini penting mengingat program BGN bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak.
“Kami berharap fungsi komunikasi publik BGN semakin kuat, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan informasi masyarakat,” ujar Nanik dalam keterangan resmi.
Agustina Arumsari dinilai menguasai seluruh peta program, arah kebijakan, dan tantangan strategis BGN. Struktur ini diharapkan mempermudah koordinasi dengan media, masyarakat, dan pemangku kepentingan.
>>> Pertamina Pastikan Pasokan Pertalite Aman Pasca Kenaikan Harga Pertamax
BGN berkomitmen membuka ruang komunikasi yang sehat, transparan, dan berbasis data. Kehadiran juru bicara diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi dan meningkatkan pemahaman publik.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, Agustina memiliki rekam jejak panjang di bidang penegakan hukum keuangan dan pengawasan negara.
Ia pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Pengalaman Agustina meliputi peran di sektor pemberantasan penyimpangan keuangan, termasuk sebagai Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi pada 2020.
Ia juga pernah menjadi Asisten Pengawas Keuangan dan Pembangunan Madya di Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat.
>>> IHSG Diperkirakan Volatil pada Juni 2026 Akibat Agenda MSCI dan FTSE
Secara akademis, Agustina lulusan Diploma III Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada 1992, melanjutkan ke Diploma IV di kampus yang sama pada 1998, dan meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Indonesia pada 2014.