Gerakan satire Cockroach Janta Party (CJP) atau Partai Kecoak memobilisasi massa di India untuk menggelar demonstrasi yang menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Federal Dharmendra Pradhan.
Aksi ini dipicu oleh pembatalan ujian masuk kedokteran akibat dugaan kebocoran soal.
>>> Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Bangun Mental Aktivis dan Kompetensi Global
Komentar Kontroversial Pemicu Aksi
Gerakan ini bermula setelah Ketua Mahkamah Agung India Surya Kant melontarkan komentar kontroversial yang membandingkan anak muda pengangguran dengan kecoak, memicu kemarahan mahasiswa dan masyarakat.
Pendiri CJP Abhijeet Dipke mengumumkan peluncuran gerakan ini sebagai sindiran terhadap partai berkuasa dan memimpin unjuk rasa perdana di New Delhi.
Dipke menuntut pencopotan atau pengunduran diri Pradhan dalam tujuh hari ke depan, mengancam akan melanjutkan aksi protes jika tuntutan tidak dipenuhi.
>>> DPR RI Setujui Rekomendasi Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker
Juru bicara CJP Saurav Das menjelaskan bahwa gerakan yang belum genap berusia satu bulan ini berhasil menarik perhatian massa meskipun status organisasinya belum resmi terdaftar.
Aksi protes CJP mendapat dukungan dari para pemuda di daerah, termasuk calon mahasiswa kedokteran yang gagal ujian akibat sistem NEET dibatalkan.
>>> Omoway Mulai Produksi Skuter Listrik Omo X di Tangerang
Hingga saat ini, akun Instagram resmi CJP telah diikuti lebih dari 22 juta pengikut, dan video aksi demonstrasi mereka telah menembus 400 juta tayangan.
