⌂ Beranda News Qatar Harap MoU AS-Iran Buka Kembali Selat Hormuz untuk Pasokan LNG

Qatar Harap MoU AS-Iran Buka Kembali Selat Hormuz untuk Pasokan LNG

Qatar Harap MoU AS-Iran Buka Kembali Selat Hormuz untuk Pasokan LNG
Ilustrasi Selat Hormuz dengan kapal tanker LNG
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Qatar menyuarakan harapan agar draf kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat segera membuka kembali jalur navigasi Selat Hormuz.

Pembukaan kembali jalur ini dinilai krusial untuk kelancaran distribusi pasokan gas alam cair (LNG) global.

>>> Mahasiswi di Samarinda Ditembak Mantan Pacar, Diduga Gara-gara Penolakan

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, menyatakan bahwa nota kesepahaman (MoU) tersebut diharapkan dapat membantu membuka kembali jalur di Hormuz agar Qatar dapat terus memasok LNG.

Qatar dipastikan akan hadir dalam agenda penandatanganan resmi draf kesepakatan yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa pada hari Jumat (19/6/2026).

Fokus pada Pengawasan Nuklir Iran

Draf perjanjian ini juga mencakup klausul pengawasan aktivitas atom di Teheran.

Wakil Presiden Amerika Serikat, Vance, mengonfirmasi kewajiban pengembalian tim inspeksi internasional ke fasilitas nuklir Iran sebagai poin penting kesepakatan.

>>> Lionel Scaloni Tetap Tenang Hadapi Aljazair di Piala Dunia 2026

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan Amerika Serikat akan membantu Iran menghancurkan persediaan uranium yang sangat diperkaya.

Kesepakatan awal mengenai teknis pelaksanaan pembersihan material nuklir ini diharapkan berjalan cepat tanpa hambatan.

Namun, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan bahwa negosiasi kesepakatan final baru akan berjalan setelah pihak lawan menyelesaikan seluruh komitmen awal mereka.

Proses rekonsiliasi geopolitik ini sebelumnya diungkapkan oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, pada Senin (15/6/2026).

>>> Harga Memori Meroket, Biaya Produksi Smartphone Ikut Naik

Deklarasi tersebut memuat komitmen Washington dan Teheran untuk menghentikan secara permanen seluruh aktivitas konfrontasi militer.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru