Pelatih tim nasional Argentina Lionel Scaloni memutuskan untuk mencadangkan bek veteran Nicolas Otamendi dalam pertandingan pembuka Grup J Piala Dunia 2026 melawan Aljazair.
Laga tersebut akan digelar di Stadion Kansas City pada Selasa, 16 Juni 2026.
>>> Converge Umumkan Lineup Festival Saddest Day 2026 di Boston
Keputusan meninggalkan pemain berusia 38 tahun itu murni merupakan langkah taktis dan pilihan sepak bola dari sang pelatih, seperti dilansir media tn.
com. ar.
Sebagai gantinya, Scaloni memasang duet Cristian "Cuti" Romero dan Lisandro Martinez di jantung pertahanan Albiceleste.
Otamendi sebenarnya sempat dijatuhi sanksi larangan bertanding oleh FIFA akibat kartu merah yang diterimanya pada laga kualifikasi terakhir melawan Ekuador.
Namun, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengajukan banding resmi yang membuahkan amnesti dari FIFA, sehingga sang pemain dinyatakan bebas bermain.
Strategi Taktis Scaloni
Langkah taktis Scaloni di Piala Dunia ini juga disorot oleh everythingbarca. com, yang menganalisis penggunaan formasi 4-4-2 guna mengatasi masalah penuaan skuad dan kecepatan transisi bertahan.
Penggunaan gelandang bertenaga tinggi seperti Giuliano Simeone dan Thiago Almada di sisi sayap diterapkan untuk melindungi poros ganda Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister.
>>> Austria vs Yordania: Laga Pembuka Grup J Piala Dunia 2026 di Santa Clara
Strategi tersebut juga menuntut kerja keras dari Julian Alvarez untuk melakukan tekanan di lini depan demi membuka ruang bagi Lionel Messi yang kini menginjak usia 38 tahun.
Di bangku cadangan, Argentina masih memiliki kedalaman skuad seperti Leandro Paredes, Rodrigo De Paul, Lautaro Martinez, hingga talenta muda Nico Paz.
Berdasarkan data yang dihimpun heavy.
com, mayoritas dari 26 pemain pilihan Scaloni merumput di LaLiga Spanyol (7 pemain), diikuti Liga Primer Inggris (5 pemain), dan Ligue 1 Prancis (5 pemain).
Klub Atletico Madrid menjadi penyumbang pemain terbanyak dengan total enam penggawa di dalam skuad juara bertahan ini.
Argentina datang dengan status juara bertahan setelah memenangi turnamen tahun 2022 dan mengincar trofi kelima mereka sepanjang sejarah.
>>> Pertamina Sebut Harga Pertamax Masih di Bawah Nilai Keekonomian
Setelah menghadapi Aljazair, tim asuhan Scaloni dijadwalkan bertanding melawan Austria pada 22 Juni 2026 dan Yordania pada 27 Juni 2026 di Stadion Dallas.