⌂ Beranda News Mitos Perawatan Mobil Eropa Lawas Mahal Terbantahkan oleh Spesialis Peugeot

Mitos Perawatan Mobil Eropa Lawas Mahal Terbantahkan oleh Spesialis Peugeot

Mitos Perawatan Mobil Eropa Lawas Mahal Terbantahkan oleh Spesialis Peugeot
Mobil Peugeot 405 lawas di bengkel spesialis
A A Ukuran Teks16px

Mobil Eropa lawas sering dianggap membutuhkan biaya perawatan yang tinggi. Anggapan ini membuat banyak orang ragu membeli mobil retro era 1990-an, termasuk Peugeot.

Hadi Taruna, pemilik bengkel spesialis Peugeot EngineBlock Autoworks di Bintaro, Tangerang Selatan, membantah mitos tersebut.

>>> Haaland Cetak Dua Gol, Norwegia Hancurkan Irak 4-1 di Piala Dunia 2026

Ia mengatakan biaya pemeliharaan Peugeot generasi lama tidak selalu mahal, terutama jika unit dalam kondisi sehat.

"Jadi kita anggap dulu mobilnya dalam kondisi normal.

Kalau bicara perawatan rutin, sebenarnya untuk mobil Eropa itu masih tergolong tidak mahal karena konstruksinya masih cukup sederhana," kata Hadi.

Ia menyoroti kebiasaan calon pembeli mobil bekas yang tergiur harga murah tanpa memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh. Akibatnya, biaya perbaikan bisa membengkak jauh lebih besar dibandingkan perawatan rutin.

Menurut Hadi, biaya pemeliharaan untuk Peugeot 405 dan 306 era 1990-an masih cukup terjangkau. "Contohnya Peugeot 405 dan 306.

Itu tidak mahal," ujarnya.

Faktor utama yang membuat biaya tetap logis adalah konstruksi sistem kaki-kaki yang sederhana.

"Harga komponen kaki-kakinya seperti tie rod dan ball joint sekitar Rp 250.000 sampai Rp 300.000.

Sistem kaki-kakinya juga masih sederhana, belum double wishbone, masih model biasa," katanya.

"Jumlah komponennya juga tidak banyak. Artinya, kalau diperbaiki pun komponen yang harus dibeli tidak terlalu banyak," ungkapnya.

"Bagian belakang juga masih memakai torsion beam, jadi memang tidak banyak komponen di sana," tambah Hadi.

>>> Lee Jae Myung Minta Trump Bantu Redakan Ketegangan dengan Korea Utara

Suku Cadang Kompetitif dengan Mobil Jepang

Hadi menambahkan bahwa harga suku cadang Peugeot lawas tidak setinggi bayangan orang dan mampu bersaing dengan mobil bekas Jepang sekelasnya.

"Kalau bicara harga suku cadang, memang untuk beberapa komponen saya kurang tahu pasti, tapi kisaran harganya masih di angka tersebut," katanya.

"Menurut saya, harga seperti itu masih tergolong normal untuk mobil-mobil bekas. Bahkan kalau dibandingkan dengan mobil Jepang juga kurang lebih mirip," ujar Hadi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru