Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana keberangkatan ke Rusia untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-ASEAN di Kota Kazan pada Rabu (17/6/2026).
Pembatalan tersebut disebabkan oleh adanya agenda internal nasional yang memerlukan perhatian mendesak dari kepala negara.
>>> Polres Pelalawan Tetapkan Ibu Pemaksa Anak Jadi Manusia Silver Tersangka
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan konfirmasi mengenai alasan di balik keputusan pembatalan perjalanan dinas luar negeri tersebut.
Penjelasan ini disampaikan langsung saat berada di kediaman Prabowo yang berlokasi di Hambalang, Jawa Barat.
"Pertama tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri karena memang masih banyak hal yang perlu fokus diselesaikan di dalam negeri," beber Prasetyo.
Prasetyo menambahkan bahwa koordinasi dengan para pemimpin di Asia Tenggara telah dilakukan oleh Presiden sebelumnya.
Pertemuan tatap muka tersebut berlangsung dalam agenda KTT ASEAN yang diselenggarakan di Filipina.
>>> IHSG Anjlok 0,84 Persen ke 6.202 pada Sesi I, Asing Justru Borong Saham
"Kedua juga dengan para pimpinan tinggi negara ASEAN beliau hadir di Filipina banyak yang sudah didiskusikan," ujar Prasetyo.
Selain koordinasi regional ASEAN, hubungan bilateral dengan pihak Rusia juga dipastikan tetap berjalan dengan baik.
Hubungan diplomasi tersebut telah diperkuat melalui pertemuan langsung antara Prabowo dan Presiden Vladimir Putin pada April 2026 lalu.
Kesepakatan yang dihasilkan kini sedang ditindaklanjuti oleh tim teknis.
>>> Lionel Messi Cetak Hat-trick, Argentina Hancurkan Aljazair 3-0
"Termasuk berkenaan dengan hubungan bilateral dengan negara sahabat utamanya dengan Rusia, beliau sudah bertemu Presiden Putin juga beberapa waktu lalu dan membicarakan banyak hal dan beberapa komitmen kerja sama sudah ditindaklanjuti secara teknis," jelas Prasetyo.