⌂ Beranda News Bank Sentral Dunia Pindahkan Cadangan Emas ke Dalam Negeri

Bank Sentral Dunia Pindahkan Cadangan Emas ke Dalam Negeri

Bank Sentral Dunia Pindahkan Cadangan Emas ke Dalam Negeri
Tumpukan emas batangan di dalam brankas bank
A A Ukuran Teks16px

Bank-bank sentral di seluruh dunia dilaporkan meningkatkan pemindahan cadangan emas batangan ke dalam negeri mereka. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Otoritas moneter memandang emas sebagai instrumen lindung nilai utama terhadap inflasi dan risiko mata uang, demikian hasil survei tahunan World Gold Council.

>>> Indonesia Berpeluang Besar Bertahan di Emerging Market MSCI

Peningkatan Kepemilikan Emas Domestik

Survei yang melibatkan 76 bank sentral ini mencatat bahwa 89 persen responden memperkirakan cadangan emas global akan terus meningkat dalam 12 bulan ke depan.

Sebanyak 45 persen dari mereka memproyeksikan kepemilikan lembaga mereka sendiri akan bertambah.

Ketegangan geopolitik, termasuk dampak invasi Rusia ke Ukraina dan pembekuan aset luar negeri Rusia senilai sekitar 300 miliar dolar AS, turut mendorong peninjauan ulang lokasi penyimpanan aset emas.

Dalam 12 bulan terakhir, 9 persen responden survei telah meningkatkan penyimpanan domestik mereka, sebuah angka yang melonjak dari 5 persen pada tahun sebelumnya.

>>> Jadwal Timnas Mobile Legends Indonesia Kualifikasi Asian Games 18-21 Juni 2026

"Ketakutan bahwa aset tidak dapat diakses di luar negeri, sejak 2022, mendorong beberapa bank sentral untuk memulangkan emas yang disimpan di luar negeri," ujar Giovanni Staunovo, analis komoditas di UBS.

Staunovo menambahkan bahwa emas seringkali memiliki makna simbolis sebagai aset nasional, yang memberikan insentif tambahan untuk menyimpannya di dalam negeri.

Contohnya, bank sentral Prancis telah mengurangi eksposur dengan menjual kepemilikan di AS dan membeli jumlah setara di Eropa.

Para pengamat pasar menilai upaya diversifikasi ini sebagai langkah bijak untuk mengurangi konsentrasi risiko, baik dalam jenis aset maupun lokasi penyimpanannya.

>>> Prabowo Evaluasi Pelaksanaan Haji 2026 Bersama Menteri dan Wamen Haji

"Sama seperti investasi apa pun, adalah hal yang bijaksana untuk menyebarkan risiko — dan itu termasuk tempat aset disimpan," kata Dan Coatsworth, kepala pasar di AJ Bell.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru