Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay mengkritisi usulan tambahan anggaran yang diajukan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana sebesar Rp 1,99 triliun.
Kritik tersebut disampaikan dalam rapat kerja di Senayan, Jakarta, pada Rabu (17/6/2026). Saleh menilai usulan itu sulit direalisasikan di tengah tren penurunan anggaran kementerian.
>>> Dana Kelolaan Sucor AM Tembus Rp 47,22 Triliun pada Kuartal I 2026
"Memang harapan kami bahwa kenaikan anggaran itu ada pada tahun ini kelihatannya ini agak berat ini, di awal ini aja saya lihat sudah ada penurunan anggaran hampir Rp 420 miliar," ujar Saleh.
Politisi PAN itu menyebutkan, anggaran Kemenpar justru turun signifikan di awal tahun. Ia mempertanyakan keseriusan internal kementerian dalam mendorong kenaikan anggaran.
"Kalau kemarin kita Rp 1,4 T, misalnya sekarang Rp 1,6 T, malah Rp 1,7 T, tetapi kalau dengan ini kelihatan ini di tingkat internal Kemenpar belum sungguh-sungguh untuk mendorong anggaran itu naik," kata Saleh.
>>> Yield Obligasi AS Naik Tipis Jelang Rapat Perdana The Fed di Bawah Kevin Warsh
Saleh menegaskan perlunya strategi khusus agar pengajuan tambahan bisa disetujui. Ia realistis bahwa angka Rp 1,99 triliun sulit terwujud.
"Kalau Rp 1,99 triliun rasa-rasanya nggak mungkin terwujud ya, kalau mungkin antara Rp 500 hingga 600 miliar masih masuk akal," ujar dia.
Meski mengkritisi, Saleh tetap memberikan dukungan moral kepada Menpar Widiyanti. Ia berharap menteri tetap optimis dan semangat dalam mengelola sektor pariwisata.
>>> Pemimpin G7 Sepakat Perketat Sanksi Ekonomi dan Kirim Alat Pertahanan ke Ukraina
"Harapan saya ibu menteri berhasil, ibu harus tetap semangat... ibu harus banyak senyum, banyak gembira, senang, happy, supaya orang nggak salah tafsir ini," tutup Saleh.