⌂ Beranda News Timnas Portugal Incar Kemenangan Perdana atas RD Kongo di Piala Dunia 2026

Timnas Portugal Incar Kemenangan Perdana atas RD Kongo di Piala Dunia 2026

Timnas Portugal Incar Kemenangan Perdana atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Portugal berlatih jelang laga melawan RD Kongo
A A Ukuran Teks16px

Tim nasional Portugal membidik awal sempurna di Grup K Piala Dunia 2026 dengan mengincar kemenangan atas Republik Demokratik Kongo pada pertandingan yang berlangsung Kamis (18/6) pukul 00.00 WIB di Stadion Houston, Amerika Serikat.

Pertandingan yang akan disiarkan langsung melalui TVRI ini menjadi pertemuan pertama kedua negara di putaran final Piala Dunia maupun dalam laga internasional senior.

>>> PT Murni Sadar Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp5 Miliar

Portugal yang berada di peringkat kelima dunia diunggulkan atas RD Kongo yang baru kembali ke Piala Dunia sejak 1974.

Selecao das Quinas datang dengan modal impresif setelah mencetak 20 gol dalam enam laga kualifikasi dan selalu menang pada tiga laga terakhirnya.

Sementara itu, RD Kongo lolos lewat jalur playoff antarbenua setelah mengalahkan Jamaika 1-0 di Meksiko.

Rotasi Pemain dan Peran Ronaldo

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, masih memiliki banyak pilihan untuk menyusun komposisi tim terbaiknya menjelang laga pembuka ini.

Persaingan memperebutkan posisi utama dinilai sangat ketat di dalam skuad.

"Kami telah memainkan 26 pemain dalam dua pertandingan [melawan Chili dan Nigeria], dan mereka semua siap untuk Piala Dunia," kata Martinez.

Eksperimen taktik dan rotasi pemain masih menjadi pertimbangan utama sang pelatih demi menjaga keseimbangan tim di turnamen.

Martinez menegaskan posisi di dalam susunan utama timnya masih belum sepenuhnya terkunci.

"Saya belum menentukan susunan starting eleven. Kami sangat jelas mengenai apa yang kami inginkan.

Ada banyak pemain yang tampil di level tinggi yang mampu menjalankan peran yang sama dan melakukan tugas yang sama di lapangan," kata Martinez.

Kondisi fisik sang kapten, Cristiano Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun juga memicu diskusi dari sesama warga negaranya yang juga mantan manajer Liga Premier, Carlos Carvalhal.

Carvalhal menyarankan adanya pengelolaan waktu bermain yang cermat.

"Mengenai kondisi fisiknya, menurut saya, pelatih bisa mengelola Cristiano dengan lebih baik. Jangan biarkan dia bermain setiap menit.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru