Polda Metro Jaya mengamankan aksi unjuk rasa dua kelompok massa di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (17/6/2026).
Sekitar 800 orang terlibat dalam aksi tersebut.
>>> Hattrick Messi Bawa Argentina Hancurkan Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Kepolisian hadir untuk memberikan pelayanan penyerapan aspirasi dan memastikan kelancaran mobilitas warga lainnya. Massa aksi membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan tuntutan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan personel hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
"Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat," ujarnya.
Dua Kelompok Massa
Kelompok pertama adalah Aliansi Masyarakat Jakarta Timur yang berjumlah sekitar 500 orang. Mereka menuntut pengadilan koruptor Program MBG dan keberlanjutan program tersebut.
Kelompok kedua berasal dari Pimpinan Unit Kerja SP Kimia Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia PT Indobuildco Unit The Sultan Hotel & Residence.
>>> BXSea Oceanarium Jalin Kerja Sama dengan YO-GYO Aquarium Jepang untuk Konservasi Laut
Sebanyak 300 orang membubarkan diri pukul 12.00 WIB untuk kembali ke tempat asal.
Laporan kepolisian menunjukkan area Gedung MPR/DPR RI, baik pintu depan maupun Gerbang Pancasila, nihil dari pergerakan massa aksi.
Kombes Budi Hermanto mengimbau peserta aksi menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi. "Mari bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan kondusif," tambahnya.
Kelancaran arus lalu lintas di sekitar Monas menjadi perhatian utama kepolisian. Masyarakat diminta berhati-hati dan mengikuti petunjuk personel di lapangan.
>>> KPK Evaluasi Penyelidikan Program MBG demi Hindari Dualisme dengan Kejagung
Polda Metro Jaya menyediakan layanan panggilan darurat 110 bagi warga yang memerlukan bantuan atau mendapati gangguan keamanan dan ketertiban.