Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, angkat bicara terkait proses rekrutmen calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang viral di media sosial.
Pelatihan yang menyerupai diklat semimiliter itu ramai diperbincangkan setelah unggahan pada Rabu (17/6/2026) memperlihatkan para peserta mengenakan pakaian loreng dan menjalani latihan di barak.
>>> Thomas Tuchel Marahi Pemain Inggris di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Joao menegaskan bahwa pihaknya hanya sebagai penerima tenaga kerja yang telah lolos seleksi. "Kalau saya kan penerima ya, pengguna ya.
Jadi saya itu kan end-user-nya," ujarnya kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).
Nation Character Building
Menurut Joao, latihan dasar militer tersebut bertujuan membangun karakter cinta tanah air. Ia menilai hal itu relevan dengan upaya mengembalikan arah ekonomi nasional ke jalur konstitusional.
>>> Pemerintah Siapkan KPR Subsidi Tenor 40 Tahun untuk Meringankan Cicilan
"Selama 80 tahun Indonesia berdiri, arah ekonomi sudah berjalan di pasar bebas. Kita mencoba mengembalikannya ke arah konstitusional," jelas Joao.
Ia menambahkan bahwa kurikulum koperasi sudah tidak diajarkan di perguruan tinggi Indonesia selama delapan dekade. Oleh karena itu, nation character building menjadi sangat penting.
Rekrutmen ini diselenggarakan oleh Kementerian PAN-RB dan BKN, sementara Kementerian Pertahanan membantu proses pelatihan fisik. "Sama seperti SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) waktu itu," kata Joao.
>>> J Batt Teken Kontrak Enam Tahun Senilai Rp285 Miliar di Kentucky
Calon manajer yang lolos hingga tahap akhir akan diikat kontrak kerja oleh Agrinas Pangan Nusantara. "(Pegawai) Kontrak di Agrinas nantinya setelah mereka sudah selesai (rekrutmen)," pungkas Joao.