⌂ Beranda News BAIC BJ40 Plus Buktikan Diri Tak Terpengaruh Kenaikan BBM

BAIC BJ40 Plus Buktikan Diri Tak Terpengaruh Kenaikan BBM

BAIC BJ40 Plus Buktikan Diri Tak Terpengaruh Kenaikan BBM
BAIC BJ40 Plus melintas di medan off road
A A Ukuran Teks16px

Kenaikan harga bahan bakar minyak non subsidi tidak berdampak signifikan terhadap penjualan SUV BAIC BJ40 Plus di Indonesia.

Hal ini disampaikan langsung oleh Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia, Dhani Yahya.

>>> Polri Kerahkan 3.161 Personel Amankan Eksekusi Lahan Eks Hotel Sultan

Menurut Dhani, penjualan BJ40 Plus masih cukup stabil dibandingkan tahun lalu. Penyebab utamanya adalah karakter konsumen yang berbeda dengan pengguna kendaraan harian.

"Untuk BJ40, kalau saya lihat penjualannya masih cukup stabil dibandingkan tahun lalu. Kenapa?

Karena BJ40 ini umumnya menjadi mobil kedua dalam sebuah rumah tangga," kata Dhani di Tangerang, Rabu (16/6/2026).

Kendaraan bergaya boxy dengan kemampuan off road ini lebih sering digunakan untuk kegiatan hobi atau rekreasi akhir pekan.

Penggunaannya tidak setiap hari, sehingga konsumsi BBM bukan faktor utama.

"Artinya penggunaannya tidak setiap hari, melainkan lebih banyak dipakai beberapa kali saat akhir pekan, untuk kendaraan hobi atau perjalanan santai, dan biasanya bukan untuk kebutuhan komuter dengan jarak yang terlalu jauh," ujar Dhani.

Para pemilik BJ40 Plus rata-rata memiliki mobilitas terbatas.

Banyak di antara mereka adalah pemilik usaha yang tinggal dan bekerja di kawasan yang sama, seperti Gading Serpong.

>>> IHSG Melemah ke 6.220, TINS Bagikan Dividen Rp656 Miliar

Profil pembeli lainnya mencakup kalangan eksekutif dan pimpinan perusahaan.

Mereka memiliki kendaraan operasional untuk hari kerja, dan baru menggunakan BJ40 saat berolahraga atau bepergian ke luar kota.

Faktor-faktor tersebut memperkuat posisi BJ40 Plus dalam struktur penjualan BAIC. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan ritel BAIC periode Januari–Mei 2026 mencapai 335 unit.

BJ30 HEV memimpin dengan 156 unit atau 46,6 persen, disusul BJ40 Plus di posisi kedua dengan 135 unit.

Angka tersebut memberikan kontribusi 40,3 persen terhadap total penjualan ritel BAIC.

Meski demikian, Dhani mengakui bahwa kenaikan harga BBM tetap berdampak pada daya beli masyarakat secara umum. Pihaknya berfokus menyiasati dinamika pasar dengan menyediakan solusi bagi konsumen.

"Jadi, kalau dikaitkan dengan kenaikan harga BBM, saya rasa tetap ada dampaknya karena daya beli masyarakat ikut menurun.

>>> Pertamina Patra Niaga Resmi Naikkan Harga Pertamax per Juni 2026

Namun, yang terpenting adalah bagaimana kami menyikapi kondisi tersebut agar tetap bisa memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen," pungkas Dhani.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru