Timnas Republik Demokratik Kongo sukses menahan imbang Portugal dengan skor 1-1 pada laga Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Amerika Serikat, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.
Portugal unggul lebih dulu melalui sundulan Joao Neves pada menit ke-6 memanfaatkan umpan dari Neto.
>>> Konsumsi Listrik Asia Tenggara Melonjak Dipicu Penggunaan AC
Namun, RD Kongo menyamakan kedudukan lewat gol sundulan Yoane Wissa pada menit ke-45+5.
Hasil ini menjadi poin pertama bagi RD Kongo sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia, sejak sebelumnya menggunakan nama Zaire.
Pelatih RD Kongo Bangga dengan Performa Tim
Pelatih Timnas RD Kongo, Sebastien Desabre, mengungkapkan rasa bangganya terhadap performa, dedikasi, serta pengorbanan luar biasa para pemainnya saat menghadapi juara Eropa 2016 tersebut.
Strategi yang diterapkan berjalan sesuai rencana, termasuk skema bola mati yang menghasilkan gol penyeimbang sebelum babak pertama usai.
“Kami menjalankan rencana permainan persis seperti yang kami inginkan, mencetak gol dari situasi bola mati, dan sejujurnya saya sangat bangga kepada para pemain,” jelas Desabre di laman resmi FIFA.
Desabre juga menegaskan bahwa seluruh elemen negara layak merasakan kebanggaan ini karena para pemain telah berjuang maksimal dan mewakili Kongo secara positif.
“Mereka mewakili Kongo dengan cara yang sangat positif dan seluruh negara pantas merasakan kebanggaan ini,” tandasnya.
>>> Korlantas Polri Luncurkan SIM Digital Lewat Aplikasi, Ini Cara Aktivasinya
Pelatih Portugal Akui Pertandingan Sulit
Di pihak lawan, Pelatih Timnas Portugal Roberto Martinez mengakui momentum berpindah ke kubu lawan setelah gol penyama kedudukan tersebut lahir.
Menurut Martinez, peningkatan kepercayaan diri dari tim asal Afrika tersebut membuat pertandingan berjalan menjadi sangat sulit bagi anak asuhnya.
“Kepercayaan diri yang mereka peroleh setelah gol membuat pertandingan menjadi sangat sulit, tetapi itulah yang terjadi di Piala Dunia,” kata Martinez.
Kendati demikian, Martinez mengaku tetap puas dengan komitmen dan semangat juang yang ditunjukkan oleh pasukannya hingga akhir laga.
“Saya sangat puas dengan sikap tim. Ini bukan masalah kurangnya komitmen atau semangat; kami terus berusaha hingga akhir.
Kami bisa belajar banyak dari pertandingan ini,” ungkapnya.
Meskipun meraih hasil imbang, peluang Portugal untuk lolos ke babak berikutnya masih terbuka.
>>> Kemenag Cairkan Insentif Rp1,5 Juta untuk Guru Madrasah Non-ASN Akhir Juni 2026
Sementara itu, RD Kongo dijadwalkan akan melakoni dua laga penting selanjutnya melawan Kolombia pada 24 Juni dan Uzbekistan pada 28 Juni mendatang.