⌂ Beranda News AS dan Iran Teken MoU Akhiri Perang, Gencatan Senjata 60 Hari

AS dan Iran Teken MoU Akhiri Perang, Gencatan Senjata 60 Hari

AS dan Iran Teken MoU Akhiri Perang, Gencatan Senjata 60 Hari
Penandatanganan nota kesepahaman antara AS dan Iran
A A Ukuran Teks16px

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Iran untuk mengakhiri perang. Penandatanganan berlangsung di Versailles, Prancis, tanpa kehadiran media.

Kesepakatan yang memuat 14 poin ini menjadi langkah awal penghentian operasi militer kedua negara secara segera dan permanen selama 60 hari.

>>> Pemerintah Belum Terapkan Potongan Tarif Ojek Online 8 Persen

Langkah ini memperpanjang gencatan senjata yang telah berjalan sejak April 2026.

"Sudah diteken," kata Donald Trump saat meninggalkan Istana Versailles setelah jamuan makan malam bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Ia menambahkan, "Saya sudah tanda tangan di Versailles. Baru saja saya menandatanganinya."

Pihak Teheran melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, memberikan konfirmasi resmi pada Kamis (12/06).

>>> Timnas Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

"Kami telah menyelesaikan teks Nota Kesepahaman Islamabad dengan tanda tangan para presiden. Kini saatnya menguji implementasi kesepakatan tersebut," ujarnya dikutip dari IRNA.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif selaku mediator menyatakan bahwa kesepakatan berlaku segera. Iran akan langsung membuka Selat Hormuz dan AS segera mengakhiri blokade angkatan lautnya.

Berdasarkan pembacaan poin oleh pejabat senior AS, kesepakatan mencakup penghentian operasi militer di semua front termasuk Lebanon, penghormatan kedaulatan, pencabutan blokade dalam 30 hari, serta rencana rekonstruksi Iran senilai US$300 miliar.

Iran juga menegaskan tidak akan mengembangkan senjata nuklir dan menurunkan tingkat pengayaan uranium di bawah pengawasan IAEA.

>>> Bahlil Pastikan Stok Batu Bara PLN Aman, Pasokan Listrik Nasional Terjaga

Upacara penandatanganan seremonial dijadwalkan pada Jumat (19/06) dengan difasilitasi oleh Pakistan selaku mediator.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru