⌂ Beranda News OJK Tetapkan Jeffrey Hendrik Jadi Direktur Utama BEI Periode 2026-2030

OJK Tetapkan Jeffrey Hendrik Jadi Direktur Utama BEI Periode 2026-2030

OJK Tetapkan Jeffrey Hendrik Jadi Direktur Utama BEI Periode 2026-2030
Jeffrey Hendrik, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia periode 2026-2030
A A Ukuran Teks16px

Di luar korporasi, Jeffrey aktif dalam ekosistem pasar modal. Ia tercatat sebagai Anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI periode 2019-2020.

Selanjutnya, ia menjadi pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) bidang perdagangan efek periode 2020-2022. Sejak 2021, Jeffrey juga bergabung dalam Task Force Keuangan Berkelanjutan OJK.

Menakhodai Bursa Saat Masa Transisi

Sebelum mengantongi restu definitif dari OJK, Jeffrey ditugaskan menjadi Direktur Utama sementara pasca-mundurnya Iman Rachman dari takhta pimpinan bursa.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan penunjukan tersebut setelah menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, OJK, dan BEI di Wisma Danantara, Jakarta, akhir Januari 2026.

Selama memegang kendali sementara, Jeffrey beserta jajaran manajemen fokus menjaga kontinuitas operasional Bursa Efek Indonesia.

>>> Jasa Marga Tingkatkan Preservasi Jalan Tol Jelang Libur Sekolah

Langkah ini krusial agar aktivitas perdagangan saham tetap berjalan kondusif di tengah dinamika pasar dan fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru