Hasil imbang 1-1 yang diraih Timnas Portugal melawan Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 menuai kritik pedas dari legenda sepak bola Peter Schmeichel.
Mantan kiper Manchester United itu secara khusus menyoroti kinerja pelatih Roberto Martinez yang dinilai mengulangi kesalahan masa lalunya saat menangani Belgia.
>>> DPR RI Koordinasikan Pembenahan Tata Kelola Bursa Efek Indonesia
"Roberto Martinez harus menjadi salah satu pelatih paling mengecewakan di Piala Dunia ini sejauh ini," ujar Schmeichel dikutip dari Goal English.
"Dia menyia-nyiakan generasi emas Belgia, dan sekarang tampaknya hal yang sama terjadi pada Portugal," tambahnya.
Kekakuan Taktis Martinez Disorot
Schmeichel mengkritik keputusan Martinez yang tidak menurunkan penyerang tajam seperti Joao Felix dan Rafael Leao sejak awal.
"Bagaimana Anda bisa membiarkan pemain seperti Joao Felix dan Rafael Leao duduk di bangku cadangan sementara mempertahankan sistem yang jelas-jelas tidak berhasil?"
tanyanya.
>>> Marc Marquez Redam Ekspektasi Jelang MotoGP Ceko 2026
Ia juga menyoroti struktur tim yang bermasalah, serangan kurang kreatif, lini tengah tidak terhubung, dan pergantian pemain yang terlambat.
Selain itu, manajemen terhadap Cristiano Ronaldo yang berusia 41 tahun juga menjadi sorotan. Ronaldo bermain penuh 90 menit tanpa satu pun tembakan tepat sasaran.
Alarm Bahaya bagi Portugal
Hasil imbang ini membuat Portugal hanya meraih satu poin, dan kini harus menghadapi laga krusial melawan Uzbekistan.
Schmeichel memperingatkan bahwa jika kebuntuan serangan tidak segera diatasi, Portugal bisa tersingkir lebih awal.
"Portugal memiliki salah satu skuad terkuat di turnamen ini, tetapi mereka tidak bermain sesuai potensi mereka," tegasnya.
>>> 9 Gaya Peserta Kirab 1 Suro 2026 di Pura Mangkunegaran
"Jika keadaan tidak berubah dengan cepat, Portugal bisa menyia-nyiakan kesempatan emas lainnya untuk memenangkan Piala Dunia," pungkas Schmeichel.
