Asosiasi menjelaskan bahwa produsen otomotif asal Jepang sebenarnya tetap melakukan ekspansi jaringan penjualan ke wilayah lain di luar Pulau Jawa untuk meratakan jangkauan pasar.
"Kita dengar informasi itu, ini masalah bisnis. Detailnya saya nggak tahu, intinya mereka punya pilihan," ujar Kukuh Kumara, Sekretaris Umum (Sekum) Gaikindo.
Gaikindo menegaskan bahwa publik lebih sering menyoroti penutupan dealer dibandingkan pembukaan jaringan baru.
>>> PVMBG Pastikan Kabar Erupsi Besar Gunung Lawu Hoaks
Menurut data asosiasi, banyak dealer baru yang justru mulai beroperasi di luar Pulau Jawa karena penyesuaian strategi bisnis independen masing-masing perusahaan.
"Tapi perlu dilihat, yang selalu menjadi berita kan penutupan dealer, informasi yang kami terima banyak dealer baru yang buka, tapi bukan di Pulau Jawa.
Kenapa ada yang tutup? Itu pilihan bisnis dan bersifat independen," tambah Kukuh.
Kapasitas jaringan penjualan merek Jepang di Pulau Jawa saat ini dinilai sudah sangat mencukupi untuk melayani permintaan pasar setempat.
Oleh karena itu, para produsen mulai mengalihkan fokus penambahan jaringan ke wilayah luar Jawa demi merespons pertumbuhan daya beli daerah.
"Jumlah dealer di sini sudah memadai untuk melayani kustomer yang ada. Okupasi reach-nya itu masih 60-70 persen, kalau sampai 90-100 persen ya perlu ditambah," tutur Kukuh.
Pergeseran fokus distribusi ini juga sejalan dengan penurunan dominasi pasar Pulau Jawa yang semula mencapai 80 persen kini menjadi 60 persen.
Pertumbuhan pasar baru tercatat bergerak positif di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
"Itu juga sejalan dengan tren kita yang harus memberikan kesempatan ke luar Pulau Jawa. Dulu kan Jawa bisa 80 persen, sekarang tinggal 60 persen.
Yang lain tumbuh di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Ini memberikan kesempatan seluruh masyarakat Indonesia membeli kendaraan," kata Kukuh.
Data Penjualan Mobil Elektrifikasi
Berdasarkan data penjualan wholesales yang dihimpun oleh Gaikindo, segmen kendaraan elektrifikasi seperti mobil listrik murni (EV), hybrid, dan PHEV menunjukkan tren kenaikan volume distribusi dari tahun ke tahun.