Sejumlah pengemudi taksi online yang menggunakan mobil listrik mulai merasa cemas akibat pemadaman listrik di beberapa wilayah.
Gangguan pasokan listrik saat ini memang belum berdampak besar pada operasional. Namun, mati lampu dalam durasi lama berpotensi menghambat proses pengisian daya kendaraan sehingga mengancam pendapatan harian mereka.
>>> FIFA Kabulkan Protes Thomas Tuchel Soal Posisi Fotografer di Piala Dunia 2026
Kekhawatiran para sopir mencuat di tengah jaminan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenai keamanan pasokan energi primer untuk PT PLN (Persero).
Pemerintah memastikan tidak ada pemadaman bergilir akibat kendala pasokan batu bara.
Kendati demikian, pemadaman listrik dilaporkan terjadi di beberapa kawasan Kota Bekasi pada Jumat (19/6/2026).
Penurunan kapasitas pasokan listrik di wilayah tersebut diklaim terjadi karena adanya gangguan teknis operasional.
Ketergantungan pada Pasokan Listrik
Zyovanni Satya Negara, seorang pengemudi taksi online yang mengendarai Aletra L8 EV, menjelaskan bahwa kendaraan operasionalnya sangat bergantung pada pasokan listrik.
Mobil yang dipakai bekerja setiap hari menuntut pengisian daya yang rutin.
Situasi ini berbeda dengan pemilik kendaraan listrik pribadi. Pengguna non-komersial biasanya hanya perlu mengisi ulang daya mobil mereka beberapa hari sekali atau seminggu sekali.
"Kalau pengguna pribadi mungkin tidak terlalu terasa.
Tapi kalau taksi online seperti saya, hampir setiap hari harus ngecas karena mobil dipakai terus," kata Zyovanni kepada Kompas.
com, Jumat (19/6/2026).
Dampak buruk diperkirakan bakal meluas jika pemadaman listrik melanda area yang luas dan berlangsung hingga berhari-hari.
"Sekarang mau ngecas di malam hari pun antre.
Jadi kalau sampai ada pemadaman satu hari, dua hari, itu bakal chaos taksi online yang pakai mobil listrik.
Jabodetabek nih pemadaman dua hari, pasti chaos taksi online," ujar Zyovanni.
Menurutnya, kendala ini tidak hanya membatasi ruang gerak pengemudi. Berhentinya operasional mobil otomatis memangkas penghasilan harian mereka secara signifikan.
"Nggak dapat duit dia, nggak bisa narik kan dia," kata Zyovanni.
