⌂ Beranda News Jerman Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz untuk Misi Ranjau

Jerman Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz untuk Misi Ranjau

Jerman Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz untuk Misi Ranjau
Kapal perang Jerman bersiap di Selat Hormuz
A A Ukuran Teks16px

>>> Iran Protes Kendala Nonteknis Piala Dunia 2026 Usai Imbang Lawan Selandia Baru

Nitya Labh, pakar keamanan maritim dari lembaga kajian Chatham House, mengatakan "ranjau laut sangat sulit ditemukan".

Ia menjabarkan terdapat berbagai jenis ranjau yang disebar, mulai dari yang mengapung di permukaan hingga yang diletakkan langsung di dasar laut.

Peters kemudian menekankan kembali kompleksitas di lapangan yang memicu ketidakpastian tinggi bagi para personel.

"Kami tidak mengetahui jumlah pasti ranjau, maupun area spesifik tempat ranjau tersebut ditempatkan. Jadi ada banyak ketidakpastian," kata Peters.

Kendati demikian, kapal pemburu ranjau Jerman memang dirancang khusus dengan lambung baja nonmagnetis dan mesin senyap untuk menghindari sensor pemicu ledakan.

"Namun memang untuk itulah kapal pemburu ranjau dirancang," ujar Peters.

Kapal Fulda juga dilengkapi sistem nirawak seperti drone permukaan Seehund dan drone bawah laut Seefuchs untuk memancing serta menghancurkan bom.

Dari sisi politis, misi ini menuntut persetujuan dari negara-negara sekitar wilayah konflik. "Iran tentu harus menyetujuinya," kata Peters.

"Mereka harus menerima bahwa angkatan laut negara lain membantu pembersihan ranjau di Selat Hormuz."

Komitmen internasional untuk mendukung kelancaran arus logistik di jalur laut sempit ini terus digalang oleh negara-negara Eropa.

Kanselir Jerman Friedrich Merz memproyeksikan perdebatan mengenai mandat operasi ini baru akan dibahas Bundestag pada pekan sidang terakhir sebelum reses musim panas pada 6 Juli.

Pihak kementerian menegaskan kesiapan penuh seluruh elemen militer jika kesepakatan final antara Amerika Serikat dan Iran tercapai dalam waktu 60 hari.

"Kami siap. Jika saatnya tiba, kami akan siap," kata Boris Pistorius.

>>> KFA Protes Ejekan Media Terhadap Wajib Militer Son Heung-min

Hingga keputusan politik akhir ditetapkan, kapal-kapal perang Jerman akan tetap disiagakan di posisinya saat ini untuk menjalankan tugas pengawasan jalur pelayaran Laut Merah dalam misi maritim Uni Eropa ASPIDES.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru