⌂ Beranda News Kisah Irzam, Mahasiswa Disabilitas UMB Bangkit Melawan Depresi

Kisah Irzam, Mahasiswa Disabilitas UMB Bangkit Melawan Depresi

Kisah Irzam, Mahasiswa Disabilitas UMB Bangkit Melawan Depresi
Mahasiswa disabilitas Universitas Mercu Buana sedang belajar
A A Ukuran Teks16px

Melalui penyesuaian, Irzam berhasil menyelesaikan semester itu dengan IPK 4,00.

"Karena saya lagi-lagi dicoba untuk mengambil tiga mata kuliah, dan kebetulan dari tiga mata kuliah itu saya sempat mendapatkan A dan IPK-nya sempat dapat 4," bangganya.

Perjalanan Irzam tidak selalu mudah, ada naik dan turun. Namun, dukungan dari program studinya membuatnya bertahan.

Beberapa waktu lalu, Irzam mengambil mata kuliah seminar penelitian. Ia dibimbing langsung oleh dosen Desain Interior UMB yang juga disabilitas tuli, Rachmita Maun Harahap.

Bersama-sama, mereka meneliti rumah sakit jiwa tempat Irzam biasa berobat, dari sudut pandang Desain Interior.

Penelitian itu menghasilkan jurnal berjudul "Interior rumah sakit jiwa dan produksi stigma spasial: Studi kasus RSJMM Bogor berbasis healing environment dan psikologi lingkungan" yang tembus jurnal SINTA 3.

Kini, Irzam tengah menempuh semester sebelas, semester terakhirnya, dan mengerjakan tugas akhir. Dukungan penuh dari dosen membuatnya bertahan dan ingin menyelesaikan studi.

"Karena dosen-dosen jurusan saya tuh sangat benar-benar mendukung saya untuk, 'ayo gak apa-apa kamu kalau misalnya emang gak bisa, lanjut aja, kita kasih waktu.

>>> Apple Kembangkan iPhone Air 2 dengan Kamera Ganda dan Chip A20 Pro

Gak apa-apa kamu jalannya pelan daripada yang lain, tapi kamu tetap terus bertahan'," jelasnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru