⌂ Beranda News Review Paket Tur The Pinnacles Desert Antavaya: Lanskap Mars dan Stargazing

Review Paket Tur The Pinnacles Desert Antavaya: Lanskap Mars dan Stargazing

Review Paket Tur The Pinnacles Desert Antavaya: Lanskap Mars dan Stargazing
Pemandangan The Pinnacles Desert saat matahari terbenam dengan formasi batu kapur
A A Ukuran Teks16px

Paket tur open trip dari Antavaya menawarkan perjalanan terjadwal mengeksplorasi The Pinnacles Desert dan pesisir Australia Barat. Pengalaman penutup stargazing yang memukau menjadi nilai tambah tersendiri.

Secara keseluruhan, tur ini memberikan nilai perjalanan yang sangat berkesan dan terorganisasi dengan baik. Cocok bagi para pemburu lanskap ikonik.

>>> Messi Cetak Hattrick di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Beckham Putra Beri Pujian

Informasi Praktis Paket Tur

Penyedia layanan adalah Antavaya dengan titik penjemputan di pusat kota Perth. Waktu keberangkatan pada akhir Mei pukul 11.45.

Destinasi utama meliputi Moore River Estuary (Guilderton), Nilgen Nature Reserve, Cervantes, dan The Pinnacles Desert. Fasilitas wisata meliputi bus pariwisata, pemandu wisata, makan malam, dan teleskop stargazing.

Menu makan malam terdiri dari roti, pilihan daging ayam atau sapi, salad, stroberi, dan biskuit TimTam.

Tersedia promo diskon 20% Allo Paylater, diskon Megafirst 10%, dan diskon Rp 500.000 via web/apps Antavaya.

Evaluasi Perjalanan dan Destinasi

Perjalanan dimulai tepat waktu dari pusat kota Perth menuju arah utara. Lanskap diselimuti padang rumput luas dan semak khas Australia Barat.

Pemberhentian pertama di Moore River Estuary kawasan Guilderton menyajikan kombinasi sungai biru kehijauan dan Samudra Hindia. Keduanya dipisahkan hamparan pasir putih bersih.

Area ini ramah wisatawan dengan fasilitas air memadai dan spot barbeku gratis. "Kami rutin ke sini, setahun bisa tiga kali.

Tempat wisata ini gratis, cukup bayar parkir.

Dulu malah parkirnya juga gratis," kata Nanang, warga Indonesia asal Jakarta yang sudah 18 tahun menetap di Perth.

Lokasi ini strategis untuk dikunjungi bersama keluarga karena akses mudah dari pusat kota. Fasilitas publik yang bersih juga mempermudah wisatawan muslim untuk beribadah.

Perjalanan berlanjut melewati Nilgen Nature Reserve, cagar alam seluas lebih dari 5.500 hektare. Kawasan ini memamerkan keunikan vegetasi lokal yang bergantung pada siklus kebakaran alami.

"Semua biji di dalamnya akan tersebar terbawa angin. Api justru baik untuk tanaman ini," kata Alicia sambil menunjukkan salah satu tanaman di kawasan tersebut.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru