⌂ Beranda News Teori Baru: Kehidupan di Venus Mungkin Berasal dari Bumi

Teori Baru: Kehidupan di Venus Mungkin Berasal dari Bumi

Teori Baru: Kehidupan di Venus Mungkin Berasal dari Bumi
Ilustrasi: Teori Baru: Kehidupan di Venus Mungkin Berasal dari Bumi
A A Ukuran Teks16px

Selama ini, para ilmuwan lebih sering membahas kemungkinan kehidupan berasal dari Mars atau muncul sendiri di Venus.

Namun, studi terbaru justru mengajukan skenario yang berbeda, bagaimana jika kehidupan di Venus sebenarnya berasal dari Bumi?

>>> Bocoran iPhone 18 Pro Muncul di Medsos, Langsung Dihapus Apple

Penelitian yang dipresentasikan dalam Lunar and Planetary Science Conference (LPSC) 2026 menyebut Bumi mungkin telah 'mengirim' mikroorganisme ke Venus selama miliaran tahun melalui material batuan yang terlontar akibat tumbukan asteroid.

Jika benar, sebagian mikroba tersebut berpotensi bertahan hidup dan akhirnya melayang di lapisan awan Venus.

Gagasan ini berangkat dari teori panspermia, yaitu hipotesis bahwa kehidupan atau bahan penyusunnya dapat berpindah dari satu planet ke planet lain melalui batuan antariksa.

in2

Ketika asteroid besar menghantam Bumi, sebagian batuan dapat terpental keluar dari atmosfer dan melayang di ruang angkasa.

Jika batuan tersebut membawa mikroorganisme yang mampu bertahan dari tekanan, radiasi, dan perjalanan antariksa, bukan tidak mungkin sebagian akhirnya mencapai Venus.

Tim peneliti dari Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory dan Sandia National Laboratories menggunakan model yang disebut Venus Life Equation (VLE) untuk menghitung kemungkinan perpindahan tersebut.

Hasil simulasi mereka menunjukkan ratusan miliar sel mikroba dari Bumi mungkin telah mencapai Venus selama miliaran tahun.

Bahkan, estimasi terbaik mereka menyebut sekitar 100 sel mikroba dapat tersebar di awan Venus setiap tahun Bumi dan berpotensi tetap hidup.

Beberapa tahun terakhir, ilmuwan kembali tertarik pada Venus setelah muncul dugaan adanya gas fosfina di atmosfernya.

>>> Belgia vs Senegal Imbang 2-2 di Babak Pertama Extra Time Piala Dunia 2026

Meski temuan tersebut masih diperdebatkan, sebagian peneliti berpendapat lapisan awan Venus mungkin memiliki kondisi yang lebih bersahabat dibandingkan permukaannya yang bersuhu sekitar 460 derajat Celsius.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru