Atlet yang dipanggil ke pelatnas dinilai berdasarkan akumulasi poin dari berbagai kompetisi resmi, bukan hanya satu turnamen.
"Juara di satu turnamen memang mendapatkan poin besar, tetapi yang kami pilih adalah pemain yang benar-benar siap berdasarkan sistem ranking, seleknas, hingga pelatnas.
>>> Apple Gugat OpenAI atas Tuduhan Pencurian Rahasia Dagang
Prosesnya transparan dan objektif," katanya.
PBPI juga mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda internasional, termasuk Asian Games yang menggunakan nomor pasangan. Untuk kejuaraan beregu seperti Youth Promises, Indonesia membutuhkan kedalaman skuad yang lebih kuat.
Galih optimistis melihat perkembangan kualitas atlet muda Indonesia yang meningkat pesat dalam waktu singkat. "Saya benar-benar terkejut dengan perkembangan mereka.
Khusus kelompok U-12 dan U-14, mereka sudah memainkan padel dengan teknik yang sangat baik. Ini membuat kami semakin optimistis terhadap masa depan padel Indonesia," ujarnya.
Apresiasi datang dari sejumlah tamu internasional, termasuk pengurus federasi padel Thailand dan Direktur Pengembangan Junior Federasi Padel Internasional (FIP) asal Spanyol.
Mereka mengaku terkejut melihat antusiasme padel di Indonesia.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem, PBPI akan meluncurkan Liga Pro Padel Indonesia pada bulan depan.
Liga profesional pertama di kawasan ASEAN itu diharapkan menjadi jenjang karier bagi atlet muda setelah melewati tahap pembinaan.
Galih menegaskan target jangka panjang PBPI adalah membawa Indonesia bersaing di level tertinggi hingga Olimpiade 2032.
Fokus pembinaan sejak usia dini menjadi kunci agar Indonesia memiliki atlet yang matang ketika padel diproyeksikan tampil sebagai cabang olahraga Olimpiade.
"Kalau target jangka panjang, tentu kami ingin lolos ke Olimpiade 2032. Karena itu kami harus mempersiapkan atlet sejak sekarang.
Anak-anak yang saat ini berusia 14 hingga 18 tahun akan berada pada usia emas ketika Olimpiade berlangsung. Kami tidak boleh terlambat mempersiapkan mereka," tegas Galih.
>>> Konate Sebut Mentalitas Prancis 'Buruk' di Piala Dunia 2026, Ternyata Ini Maksudnya
PBPI berharap keberhasilan penyelenggaraan FIP Bronze Jakarta 2026 menjadi momentum lahirnya lebih banyak atlet muda berprestasi sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan padel di Asia.
