Sebuah jaket kulit hitam khas CEO Nvidia, Jensen Huang, yang telah menjadi ciri khasnya selama bertahun-tahun, berhasil terjual dalam lelang Sotheby's dengan harga fantastis.
Jaket bekas pakai yang ditandatangani oleh Huang ini laku seharga USD 960.000, atau sekitar Rp 17,2 miliar, jauh melampaui perkiraan awal lelang yang berkisar antara USD 40.000 hingga USD 60.000.
>>> Semangat Juang Atlet Palestina: Kehilangan Kaki Tak Padamkan Mimpi
Harga jual tersebut juga jauh melebihi harga eceran asli pakaian itu, yang diperkirakan di bawah USD 10.000.
Huang dilaporkan mengenakan jaket tersebut pada tahun 2023 saat menghadiri sebuah acara di Foxconn, Taipei, Taiwan.
Tingginya nilai jual jaket ini mengindikasikan minat kolektor terhadap artefak dan barang-barang terkait era ledakan kecerdasan buatan (AI).
Brahm Wachter, Kepala Barang Koleksi Modern Sotheby's, menyatakan bahwa respons terhadap lelang ini melampaui ekspektasi tertinggi mereka, dengan 45 kolektor berbeda turut menawar.
>>> Atlanta: Kota Para Juara yang Antar Argentina ke Final Piala Dunia 2026
Hasil penjualan dari lelang ini akan disalurkan untuk mendukung inisiatif filantropi Edge Institute, sebuah organisasi nirlaba yang fokus pada inovasi.
Dana tersebut akan dialokasikan untuk program beasiswa, dana hibah, dan program residensi.
Huang sendiri kerap bercanda mengenai 'seragam' khasnya, bahkan pernah menceritakan bahwa istri dan putrinya yang membantunya memilih pakaian.
Gaya khas Huang ini juga menarik perhatian CEO perusahaan teknologi lain.
>>> Team Vitality Indonesia Juara MWI EWC 2026 Usai Kalahkan Navi 4-2
Mark Zuckerberg dari Meta pernah bertukar pakaian dengan Huang, dan pada kesempatan lain, Huang memberikan salah satu jaketnya kepada Zuckerberg.
