>>> Pemain Assassin's Creed Odyssey Melonjak Gegara Film Christopher Nolan
Implementasi Nyata dan Persiapan Menuju LA 2028
Indonesia Open 2026 menjadi implementasi nyata dari visi tersebut.
PBTI menurunkan 31 atlet pelatnas, terdiri atas 20 atlet kyorugi dan 11 atlet poomsae, yang merupakan hasil seleksi dari rangkaian Ksatria Nusantara Series.
Mereka akan menghadapi persaingan ketat dari atlet-atlet dunia sekaligus menjadikan turnamen ini sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan perjalanan panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Richard berharap Indonesia Open mampu meninggalkan warisan yang lebih luas bagi taekwondo nasional.
Kejuaraan ini diharapkan meningkatkan kualitas atlet, pelatih, wasit, perangkat pertandingan, hingga kapasitas Indonesia sebagai penyelenggara event olahraga internasional.
"LA 2028 memang menjadi target kami. Namun yang lebih penting adalah memastikan Indonesia memiliki sistem yang terus melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Karena pada akhirnya, itulah legacy yang sesungguhnya," tutur Richard.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBTI sekaligus Ketua Panitia Indonesia Open, Rafael Siagian, mengatakan kesiapan penyelenggaraan telah mencapai 98 persen.
Seluruh aspek kini memasuki tahap finalisasi.
"Dengan 478 atlet dari 36 negara, Indonesia Open tahun ini memiliki tingkat persaingan dan kompleksitas penyelenggaraan yang tinggi.
Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk datang mendukung langsung atlet-atlet terbaik bangsa di Tennis Indoor Senayan secara gratis," kata Rafael.
>>> Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Vs Singapura Tuntas 0-0
Indonesia Open akan mempertandingkan poomsae pada 1-2 Agustus, sedangkan kategori kyorugi digelar pada 3-5 Agustus. Pembukaan dijadwalkan berlangsung Minggu (2/8) pagi.
