Aplikasi Flightradar24 menunjukkan ruang udara di atas Bandara Internasional Soekarno-Hatta kosong melompong tanpa aktivitas penerbangan.
Kondisi tersebut terjadi karena operasional penerbangan bandara dihentikan sementara akibat meningkatnya erupsi Gunung Anak Krakatau.
Otoritas bandara menyatakan penutupan operasional ini dijadwalkan berlangsung sampai pukul 13.30 WIB pada Minggu, 6 September 2026.
Sebelumnya, penghentian aktivitas penerbangan telah mengalami beberapa kali perpanjangan sejak dini hari demi keselamatan.
Selain Soetta, tercatat ada empat bandara di Indonesia yang ditutup sementara akibat sebaran dampak erupsi gunung tersebut.
Pihak AirNav menegaskan akan terus memantau kondisi ruang udara secara intensif untuk mengantisipasi perubahan situasi.