Fenomena El Nino selama ini dikenal luas sebagai pemicu perubahan pola cuaca dan kekeringan. Namun, kejadian iklim tersebut ternyata menyimpan efek lain yang jarang diketahui.
Dinamika iklim di Samudra Pasifik itu dapat membuat durasi satu hari di Bumi sedikit lebih panjang.
Perubahan tersebut berkaitan langsung dengan rotasi planet yang melambat ketika El Nino menguat.
Mekanisme Perubahan Rotasi Bumi
Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat menjelaskan bahwa durasi hari berubah sekitar satu milidetik pada puncak El Nino yang kuat.
Angka tersebut teramat kecil dan tidak akan terasa dalam aktivitas sehari-hari.
Perubahan pola angin global akibat pemanasan suhu permukaan laut memengaruhi distribusi momentum sudut. Kondisi fisik ini mendasari perubahan gerak rotasi antara atmosfer dan Bumi.
Sementara itu, fenomena La Nina memberikan efek sebaliknya yang membuat rotasi planet sedikit lebih cepat. Berbagai proses alam lain juga turut berperan dalam variasi durasi hari di Bumi.