⌂ Beranda › News › Kisah Penyadapan di Sepakbola yang Menggemparkan Klub Top Italia
News

Kisah Penyadapan di Sepakbola yang Menggemparkan Klub Top Italia

Ilustrasi penyadapan dalam dunia sepakbola
Kisah Penyadapan di Sepakbola yang Menggemparkan Klub Top Italia Pexels
A A Ukuran Teks16px

Praktik spionase dan memata-matai ternyata tidak hanya terjadi dalam urusan politik atau kriminal saja. Dunia sepakbola profesional juga pernah mencatat sejumlah kisah penyadapan telepon yang cukup terkenal.

Pada rentang waktu 2001 hingga 2003, penyerang Christian Vieri pernah menjadi korban penyadapan oleh klubnya sendiri yaitu Inter Milan.

Dokumen investigasi pada 2006 mengungkapkan bahwa klub bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi.

Presiden Inter saat itu, Massimo Moratti, disebut memberikan perintah langsung untuk mengawasi gerak-gerik Vieri.

Akibat tindakan tersebut, Vieri mengajukan gugatan dan pada 2012 Inter serta Telecom diwajibkan membayar 1 juta Euro.

Skandal Calciopoli dan Pengaturan Skor

Kasus penyadapan berikutnya menimpa rival sekota Inter, yaitu Juventus, yang berujung pada skandal besar Calciopoli. Kepolisian menyadap telepon Manajer Umum Juventus, Luciano Moggi, pada 2006.

Petinggi Bianconeri tersebut terbukti menghubungi pejabat Federasi Italia untuk memengaruhi pemilihan wasit Serie A.

Juventus akhirnya dijatuhi sanksi pencabutan dua gelar, degradasi ke Serie B, dan larangan beraktivitas seumur hidup bagi Moggi.

Selain Italia, aksi penyadapan juga merambah ke negara lain seperti Inggris yang menimpa Wayne Rooney dan John Terry.

Penyadapan terkait aktivitas kriminal di Jerman pada 2009 juga membongkar skandal pengaturan skor di sepakbola Eropa.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru