⌂ Beranda › News › Strategi AI Bikin Canva Ambil Kebijakan PHK Massal Karyawan
News

Strategi AI Bikin Canva Ambil Kebijakan PHK Massal Karyawan

Ilustrasi perusahaan desain Canva
Kebijakan PHK dan Relokasi Canva Guncang 22 Persen Tenaga Kerja Pexels
A A Ukuran Teks16px

Canva mengumumkan putaran pemutusan hubungan kerja berskala besar untuk pertama kalinya dalam 13 tahun sejarah perusahaan.

Kebijakan restrukturisasi tersebut berdampak pada 1.271 karyawan yang akan terkena PHK, dialihtugaskan, atau direlokasi ke Sydney.

Keputusan itu disampaikan oleh CEO sekaligus salah satu pendiri Canva, Melanie Perkins, pada tanggal 3 November.

Langkah tersebut diambil untuk membuat tim-tim di dalam perusahaan menjadi lebih tangkas dan tidak bekerja secara terisolasi.

Perkins menyebutkan bahwa perubahan kecil tidak lagi cukup untuk mempersiapkan perusahaan menghadapi dekade berikutnya.

Industri perangkat lunak desain saat ini menghadapi tantangan besar menyusul kehadiran berbagai teknologi kecerdasan buatan baru.

Pemanfaatan model AI terdepan membutuhkan daya komputasi yang luar biasa besar dan menumpuk biaya operasional yang sangat tinggi.

Biaya tersebut menjadi masalah signifikan seiring upaya Canva membangun model AI sendiri dan mengakuisisi sejumlah perusahaan.

Pada awal Agustus, pihak perusahaan mengirimkan catatan kepada para investor mengenai penurunan proyeksi pertumbuhan pendapatan tahun 2026.

Proyeksi pendapatan diturunkan dari angka 30% menjadi 20% karena tingginya biaya rata-rata dalam melayani tugas kecerdasan buatan.

Lonjakan permintaan pengguna terhadap fitur-fitur baru AI telah jauh melampaui ekspektasi awal dari pihak manajemen perusahaan.

Hingga akhir tahun 2025, Canva mencatatkan lebih dari 265 juta pengguna aktif bulanan serta lebih dari 31 juta pengguna berbayar.

Sebagian besar lalu lintas AI di situs tersebut diperkirakan dihasilkan oleh para pengguna dengan layanan gratis.

Canva berupaya mengembangkan fitur-fitur internal untuk mengurangi biaya perantara yang harus ditanggung pada setiap tugas kecerdasan buatan.

Peluncuran Canva 2.0 pada bulan April berhasil mengurangi biaya per tugas hingga 90% bagi perusahaan.

Pada bulan Oktober, Canva kembali merilis produk bernama Canva Brush untuk menekan biaya tugas sebesar 46% dibanding agen sebelumnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru