"Setelah itu, kami mau cek ponselnya, apa sih isi percakapannya dia menolak. Dan akhirnya dia mengaku bahwa memang dia merekayasa laporannya," ungkap Gede Yoga.
Berdasarkan hasil pemeriksaan akhir, Ilham akhirnya berterus terang mengenai motif utama di balik laporan bohong tersebut.
Ia awalnya mengaku kehilangan uang sebesar Rp 75 juta yang sebenarnya telah habis digunakan untuk bertaruh di situs ilegal.
"Kepada polisi, Ilham mengakui bahwa dia merekayasa laporan.
Dia kan laporannya kehilangan uang Rp 75 juta, ternyata duit itu habis dipakai judol, dia kalah judol," kata Gede Yoga.
Uang puluhan juta yang dihabiskan oleh pelaku ternyata bukan merupakan milik pribadi, melainkan dana bersama yang direncanakan untuk bisnis komoditas perkebunan.
Karena panik tidak bisa mengembalikan dana tersebut, pelaku kemudian menyusun skenario kriminalitas palsu.
"Jadi dia kalah judi online. Uang yang dipakai judi online itu adalah modal usaha untuk sawit sama kawannya.
>>> Shin Tae-yong Ungkap Alasan Terima Tawaran Persija Jakarta
Karena dia sudah kalah judi dan enggak bisa kembalikan, dia buat rekayasa perampokan," ucap Gede Yoga.
