Militer Amerika Serikat melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak berbendera Palau di perairan internasional Teluk Oman pada Senin (8/6) waktu setempat.
Kapal bernama M/T Marivex tersebut terdeteksi melanggar jalur blokade menuju Iran.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa kapal itu sedang dalam perjalanan menuju Iran saat dicegat.
Tindakan militer diambil setelah awak kapal mengabaikan instruksi yang diberikan oleh pasukan AS.
Sebuah jet tempur F/A-18 Super Hornet dari USS Abraham Lincoln (CVN 72) dikerahkan untuk melepaskan tembakan tepat sasaran.
Amunisi presisi ditembakkan ke ruang mesin dan kemudi kapal.
Operasi tersebut berhasil menghentikan pergerakan kapal tanker itu sepenuhnya dari rute semula.
"Marivex tidak lagi berlayar ke Iran," kata CENTCOM.
Blokade Sejak April
Sejak pemberlakuan blokade pada 13 April, CENTCOM mencatat telah melumpuhkan tujuh kapal dan mengalihkan 134 kapal.
Sementara itu, terdapat 42 kapal yang membawa bantuan kemanusiaan yang tetap diizinkan untuk melintasi kawasan tersebut.