⌂ Beranda News BI Naikkan Suku Bunga Acuan untuk Perkuat Rupiah, Bunga Kredit Diprediksi Ikut Naik

BI Naikkan Suku Bunga Acuan untuk Perkuat Rupiah, Bunga Kredit Diprediksi Ikut Naik

BI Naikkan Suku Bunga Acuan untuk Perkuat Rupiah, Bunga Kredit Diprediksi Ikut Naik
Ilustrasi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate pada Selasa, 9 Juni 2026. Langkah ini bertujuan mendorong penguatan nilai tukar rupiah dan menahan kenaikan harga barang.

Kebijakan ini memicu peningkatan beban bunga pinjaman masyarakat. Sektor kredit konsumsi dan investasi diprediksi menjadi lini yang paling cepat merespons.

>>> AS Masukkan BYD ke Daftar Hitam Perusahaan Militer China

Dampak pada Kredit Perbankan dan Pinjaman Online

Ekonom Senior INDEF, Tauhid Ahmad, menjelaskan bahwa perbankan cenderung lebih cepat menaikkan suku bunga pinjaman saat BI Rate naik.

Sebaliknya, saat suku bunga acuan turun, perbankan lebih lambat menurunkan bunga pinjaman.

"Biasanya kenaikan BI rate lebih cepat direspons oleh kenaikan suku bunga pinjaman untuk kredit konsumsi dan kredit investasi.

Biasanya dalam sebulan akan naik," kata Tauhid Ahmad.

Dampak langsung dipastikan menyasar berbagai instrumen pinjaman masyarakat. Sektor perumahan dan industri finansial berbasis teknologi diperkirakan segera melakukan penyesuaian tarif.

"Termasuk KPR biasanya mengikuti. Termasuk pinjaman online juga bunganya pasti oleh pelaku usaha akan ikut naik," tegas Tauhid Ahmad.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, menyoroti risiko peningkatan beban cicilan berkala bagi debitur. Kecepatan respons perbankan komersial menjadi faktor utama kenaikan bunga kredit.

"Jadi biasanya behavior-nya itu kalau BI rate naik, yang naik duluan adalah kenaikan suku bunga kredit di perbankan," ucap Mohammad Faisal.

Secara umum, instrumen kredit jangka panjang seperti perumahan akan langsung menyesuaikan dengan suku bunga baru. Namun, setiap bank komersial memiliki tenggat waktu penyesuaian yang bervariasi.

>>> Kemendag Terbitkan Tiga Aturan Ekspor SDA Strategis Lewat PT DSI

"KPR pada dasarnya akan mengikuti otomatis. Walaupun biasanya untuk masing-masing bank reaksinya berbeda-beda," sambung Mohammad Faisal.

Tekanan pada Kelas Menengah dan Bawah

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM